Berita UtamaHeadline

Puting Beliung Rusak Delapan Rumah Warga Aceh Tenggara

Avatar
×

Puting Beliung Rusak Delapan Rumah Warga Aceh Tenggara

Sebarkan artikel ini
Angin puting beliung disertai hujan deras dan angin kencang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Tenggara, Senin, 21 September 2026. [Foto: BPBD Aceh Tenggara]

Byklik.com | Kutacane – Angin puting beliung disertai hujan deras dan angin kencang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Tenggara, Senin, 21 September 2026 sekitar pukul 17.30 WIB. Bencana tersebut menyebabkan delapan rumah warga rusak serta pohon tumbang dan gangguan jaringan listrik di sejumlah lokasi.

Berdasarkan laporan yang diterima, bencana tersebut berdampak pada sejumlah desa yang tersebar di lima kecamatan, yakni Desa Kuta Seri, Kecamatan Bambel; Desa Perapat Hilir dan Desa Kute Kutacane, Kecamatan Babussalam; Desa Lawe Loning I, Kecamatan Lawe Sigala-gala; serta Desa Pasir Gala dan Desa Kandang Mbelang Mandiri, Kecamatan Lawe Bulan.

Hujan deras yang disertai angin kencang sejak sore hari menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Kondisi tersebut menghambat aktivitas masyarakat dan berdampak terhadap jaringan kelistrikan hingga menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah.

Dari pendataan sementara, sebanyak delapan rumah warga mengalami kerusakan. Rinciannya, tujuh rumah rusak sedang dan satu rumah rusak berat.

Baca Juga  Menteri PU Bangun Sabo Dam Lindungi Jembatan Aceh Tenggara

Sebanyak delapan kepala keluarga atau 34 jiwa terdampak akibat kerusakan rumah tersebut. Mereka tersebar di sejumlah desa yang dilanda angin puting beliung.

Warga yang rumahnya mengalami kerusakan antara lain Kasli di Desa Kuta Seri; Hasan She di Desa Pasir Gala; Aminuddin di Desa Perapat Hilir; Ganda Simajuntak dan Hasiholan Sianipar di Desa Lawe Loning I; serta Perdi dan Pitri di Desa Kute Kutacane. Seluruh rumah tersebut mengalami kerusakan sedang.

Sementara Supriajo, warga Desa Kandang Mbelang Mandiri, mengalami kerusakan rumah kategori rusak berat.

Selain rumah warga, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Desa Rambung Teldak, Kecamatan Darul Hasanah. Pohon tumbang di lokasi tersebut menimpa kabel listrik dan merusak tiang listrik milik PT PLN.

Kejadian serupa terjadi di Desa Kuta Galuh Asli, Kecamatan Lawe Bulan. Pohon tumbang di wilayah tersebut juga menimpa kabel listrik PLN.

Baca Juga  Kebakaran Hanguskan Rumah dan Sepeda Motor di Aceh Tenggara

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Warga yang rumahnya terdampak dan membutuhkan tempat tinggal sementara memilih mengungsi ke rumah saudara terdekat.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Aceh Tenggara melakukan kajian cepat untuk mengidentifikasi dampak serta kondisi di lapangan. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD juga dikerahkan ke sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan peninjauan dan pemantauan.

Hingga laporan terakhir diterima, penanganan dampak angin puting beliung masih berlangsung. Petugas melakukan pembersihan di sejumlah lokasi, termasuk menyingkirkan material pohon tumbang yang mengganggu akses masyarakat dan jaringan listrik.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan deras yang disertai angin kencang. Warga juga diminta menghindari area sekitar pohon besar, tiang listrik, dan kabel yang terdampak hingga dinyatakan aman oleh petugas.