Berita Utama

Wali Kota Lhokseumawe Bahas Peluang Kerja dengan Wamenaker

Bambang Iskandar Martin
×

Wali Kota Lhokseumawe Bahas Peluang Kerja dengan Wamenaker

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar menyerahkan proposal usulan program peningkatan kompetensi ketenagakerjaan kepada Wamenaker Afriansyah Noor saat melakukan audiensi di Jakarta, Selasa, 8 September 2026. (Foto: Diskominsa Lhokseumawe)

Byklik.com | Jakarta – Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar meminta dukungan Kementerian Ketenagakerjaan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan, sertifikasi, dan peluang kerja saat melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Wamenaker RI) Afriansyah Noor di Jakarta, Selasa, 8 September 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Sayuti mengusulkan alokasi pelatihan vokasi dan sertifikasi kompetensi, penguatan Balai Latihan Kerja (BLK), pembangunan Talent and Innovation Hub (TIH), serta perluasan Program Pemagangan Nasional dan MagangHub.

Pemko Lhokseumawe juga mendorong penguatan Program Tenaga Kerja Mandiri bagi masyarakat yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Selain itu, Sayuti mengusulkan fasilitasi pelaksanaan bursa kerja atau job fair di Kota Lhokseumawe sebagai wadah mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan dan dunia industri.

Baca Juga  USK Dukung Magang Nasional untuk Tekan Pengangguran Aceh

Ia juga mendorong pelatihan dan sertifikasi yang disesuaikan dengan potensi daerah serta kebutuhan industri, termasuk sektor minyak dan gas bumi (migas).

“Lhokseumawe memiliki potensi sumber daya manusia yang besar dan kebutuhan industri yang spesifik. Karena itu, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses pelatihan dan sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Sayuti.

Menurut Sayuti, kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan diperlukan untuk membangun ekosistem yang menghubungkan masyarakat dengan dunia usaha dan industri.

“Yang kami dorong bukan hanya pelatihan, tetapi juga ekosistem ketenagakerjaan yang dapat menghubungkan masyarakat dengan industri dan peluang kerja. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Lhokseumawe,” katanya.

Baca Juga  BMKG Deteksi 73 Titik Panas, Aceh Waspada Karhutla

Sementara itu, Wamenaker Afriansyah Noor menyambut positif sejumlah usulan yang disampaikan Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Afriansyah menilai upaya tersebut memerlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

Audiensi tersebut turut dihadiri Alfi Novtriansyah Rustam selaku Tenaga Ahli Wamenaker dan Andri Susila, Direktur Bina Kelembagaan Pelatihan dan Advokasi.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi Pemko Lhokseumawe dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti berbagai kebutuhan masyarakat di bidang peningkatan keterampilan dan akses kerja.

Sejumlah program yang disampaikan dalam audiensi masih berupa usulan. Pelaksanaannya akan bergantung pada tindak lanjut, kebijakan, serta dukungan pihak terkait.***