Byklik.com | Jantho – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menuntaskan seluruh rangkaian seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk 10 posisi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah setempat.
Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, melakukan wawancara langsung terhadap tiga calon yang masuk tiga besar untuk masing-masing jabatan pada tahap akhir seleksi, Selasa, 8 September 2026.
“Alhamdulillah, semua rangkaian uji telah tuntas. Kita butuh waktu untuk menghasilkan figur terbaik dalam gerbong Pemerintahan Aceh Besar, terutama yang punya integritas dan melayani,” kata Muharram Idris yang akrab disapa Syech Muharram.
Ia mengatakan, proses seleksi tidak hanya menilai penguasaan bidang administratif, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak, loyalitas, integritas, dan kompetensi setiap peserta.
Menurutnya, tantangan pemerintahan ke depan semakin besar seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Karena itu, Pemkab Aceh Besar membutuhkan pejabat yang kredibel, kompeten, serta memiliki komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik.
“Untuk itu kita sejak dini harus memilih figur-figur yang kredibel, kompeten dan punya nawaitu untuk mewujudkan good governance dan clean government di Aceh Besar,” ujarnya.
Berdasarkan Pengumuman Selter JPT Pratama Pemkab Aceh Besar Nomor 22/Pansel-JPT/AB/2026 yang ditandatangani Ketua Tim Pansel sekaligus Sekda Aceh Besar, Bahrul Jamil, terdapat 10 posisi kepala OPD yang telah menuntaskan seluruh tahapan seleksi.
Kesepuluh posisi tersebut yakni Sekretaris DPRK, Inspektur, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Kepala Dinas Pertanian.
Untuk setiap jabatan, tiga peserta yang masuk tiga besar mengikuti wawancara langsung dengan Bupati Aceh Besar sebagai kepala daerah sekaligus pengguna atau user pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Pemkab Aceh Besar.
Namun, Muharram belum mengungkapkan nama-nama peserta yang ditetapkan untuk menduduki 10 jabatan tersebut. Ia meminta masyarakat menunggu hingga pelantikan yang disebut akan berlangsung dalam waktu dekat.
“Mohon bersabar, semuanya akan terjawab saat pelantikan yang tak lama lagi. Kita ingin semua pihak untuk fokus bagi terwujudnya Pemerintahan Aceh Besar yang solid, berkualifikasi serta benar-benar melayani,” katanya.
Meski seluruh tahapan seleksi telah selesai, pelantikan untuk dua jabatan akan ditunda karena pertimbangan teknis dan regulatif. Kedua jabatan tersebut yakni Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Kedua pejabat tersebut nantinya akan dilantik secara terpisah pada waktu yang akan ditentukan kemudian.











