Byklik.com | Sabang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh Besar memprediksi sejumlah wilayah di Aceh berpotensi dilanda angin kencang dalam tiga hari ke depan, 29–31 Agustus 2026.
Prakirawan BMKG Aceh, Nabila, dikutip dari RRI Sabang mengatakan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah dengan waktu yang berbeda. Pada Sabtu–Minggu, 29–30 Agustus 2026, kondisi tersebut diperkirakan melanda Sabang, Banda Aceh, dan Aceh Besar.
Sementara pada Senin, 31 Agustus 2026, potensi angin kencang diperkirakan terjadi di Banda Aceh, Aceh Besar, dan Aceh Jaya.
“Ketinggian gelombang sedang 1,25–2,5 meter diprediksi terjadi di perairan Sabang–Banda Aceh, perairan utara Pidie Jaya–Aceh Besar, perairan Aceh Barat Daya–Simeulue, perairan Aceh Besar–Meulaboh, perairan Selatan Simeulue, serta perairan Aceh Singkil–Pulau Banyak, dengan kecepatan angin berkisar antara 0,5–37 knot,” kata Nabila, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Menurut Nabila, kondisi atmosfer saat ini turut mendukung peningkatan aktivitas konvektif di wilayah Aceh. Daerah belokan angin dan konvergensi terpantau di sejumlah wilayah sehingga berpotensi memicu pertumbuhan awan konvektif dan meningkatkan peluang terjadinya hujan.
Selain itu, suhu muka laut yang relatif hangat di Samudra Hindia bagian barat dan utara Sumatera berpotensi meningkatkan proses penguapan. Kondisi tersebut dapat menambah kandungan uap air di atmosfer dan berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Aceh.
BMKG mengingatkan masyarakat agar mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari. Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi pemanasan yang cukup intens pada siang hari.
Cuaca buruk juga berpotensi disertai angin kencang, banjir, dan tanah longsor. Karena itu, masyarakat diminta berhati-hati ketika beraktivitas di luar ruangan, khususnya pengguna kendaraan yang melintas saat kondisi cuaca memburuk.
Pengguna jalan, nelayan, serta masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan di wilayah berpotensi terdampak juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan perkembangan informasi cuaca yang disampaikan BMKG.
Masyarakat diminta tidak mengabaikan potensi perubahan cuaca karena hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam waktu singkat serta berdampak terhadap keselamatan dan aktivitas sehari-hari.











