Byklik.com | Manggarai – Anggota Komisi VIII DPR RI Selly A. Gantina meminta Kementerian Sosial memperkuat penanganan dampak sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
Menurut Selly, penanganan bencana tidak boleh hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan darurat. Pemerintah juga perlu memastikan keberlanjutan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat setelah bencana.
“Karena musibah hari ini bukan musibah yang boleh dianggap sembarangan. Ada masyarakat yang terdampak dan tentu juga ini akan berpengaruh terhadap jumlah kesejahteraan dan perlindungan sosial yang berada di bawah Kementerian Sosial,” ujar Selly saat mengunjungi Posko Bencana Gempa Bumi di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT, Senin, 24 Agustus 2026.
Ia menilai bencana dapat mengubah kondisi sosial dan ekonomi masyarakat secara signifikan. Warga yang sebelumnya tergolong mampu dapat kehilangan sumber penghasilan akibat kerusakan rumah, tempat usaha, maupun fasilitas penunjang kehidupan.
Karena itu, Selly meminta Kemensos memastikan masyarakat terdampak memperoleh perlindungan sosial secara berkelanjutan. Perubahan kondisi ekonomi warga pascabencana, kata dia, harus menjadi perhatian agar mereka yang kehilangan kemampuan ekonomi tidak terlewat dari skema perlindungan sosial pemerintah.
“Nah tentu ini harus menjadi tugas pokok Kementerian Sosial, di mana nanti dari warga yang tadinya mampu menjadi tidak mampu, itu juga harus menjadi perhatian dari Pak Menteri Sosial,” tegas legislator Fraksi PDI Perjuangan tersebut.
Selly juga meminta Menteri Sosial memberikan perhatian lebih terhadap penanganan dampak bencana di NTT. Ia berharap berbagai agenda lain yang menjadi tanggung jawab Kemensos tidak mengurangi fokus terhadap pelayanan dan perlindungan masyarakat terdampak.
“Jangan sampai tugas pokok Kementerian Sosial justru terabaikan karena ada hal lain. Ini harus menjadi evaluasi kami. Saya harap Pak Menteri bisa lebih fokus terhadap tugas-tugas di Kementerian Sosial di tengah bencana ini,” pungkas Selly.











