Byklik.com | Banda Aceh – Pemerintah Aceh menyiapkan pemusatan latihan bagi 10 siswa SMA Negeri 2 Banda Aceh yang berhasil lolos ke Grand Final Lomba Cerdas-Cermat (LCC) Empat Pilar MPR-RI 2026 tingkat nasional.
Para siswa akan menjalani karantina dan Training Center selama sepekan sebagai persiapan menghadapi kompetisi yang mempertemukan 22 SMA dari berbagai provinsi di Indonesia.
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun, mengatakan persiapan matang diperlukan agar para siswa mampu tampil kompetitif di tingkat nasional. Hal itu disampaikannya saat menerima 10 siswa SMA Negeri 2 Banda Aceh di ruang rapat Setda Aceh, Banda Aceh, Selasa, 11 Agustus 2026. “Mereka harus digembleng dan masuk karantina. Carikan tempat yang bagus, sediakan semua kebutuhan mereka. Jangan sampai kelelahan, istirahat yang cukup, dan jangan sakit,” kata Nasir.
Menurut Nasir, waktu persiapan yang tersedia hanya sekitar 10 hari sehingga harus dimanfaatkan secara optimal. Ia meminta Dinas Pendidikan Aceh bersama pihak sekolah menyiapkan Training Center selama satu pekan. “Mereka wajib masuk Training Center selama seminggu. Kita punya waktu 10 hari. Selama kompetisi, mereka harus disiapkan. Tidak ada kompetisi tanpa persiapan. Jadi harus disiapkan sehingga kompetitif,” ujarnya.
Nasir memastikan kebutuhan anggaran selama proses persiapan akan difasilitasi Pemerintah Aceh. Ia meminta siswa dan pihak sekolah tidak mengkhawatirkan biaya yang diperlukan selama pemusatan latihan. “Nanti saya dan Pak Kadis Pendidikan Aceh (Murthalamuddin) yang mencari anggarannya. Jadi soal biaya nggak perlu khawatir dan tak perlu dipikirkan. Biar kami yang sediakan,” katanya.
Ia juga mengapresiasi prestasi para siswa yang sebelumnya menjadi pemenang LCC Empat Pilar MPR-RI 2026 tingkat Provinsi Aceh. Nasir berharap mereka dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin sehingga mampu mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional. “Selamat ya. Persiapkan diri dengan baik untuk meraih yang terbaik pada tingkat nasional,” kata Nasir.
Sepuluh siswa SMA Negeri 2 Banda Aceh yang lolos ke Grand Final tersebut yakni Aslan Sagusta Putra, Muhammad Zaghlul Rizky Hasibuan, Fasya Elfariez, Recha Anggreani Fauzan, Misha Fathia, Syalsa Billa Azira T, Selsy Adilla Azira T, Naila, Anjani Sakhi Azaria Syahla, dan Annora Sasikirana. Mereka selanjutnya akan bersaing pada tingkat nasional bersama 21 sekolah lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menyampaikan terima kasih kepada Sekda Aceh atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada para siswa. “Kami, di Dinas Pendidikan Aceh tentu wajib menjalankan amanah Pak Sekda. Bagaimanapun para siswa ini perlu diberi perhatian yang terbaik agar mereka dapat berkompetisi dengan bagus,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Banda Aceh, Dr. Herlina Dewi, mengaku bersyukur atas perhatian dan dukungan Pemerintah Aceh terhadap para siswa yang akan mengikuti kompetisi nasional tersebut. “Baru kali ini kami mendapat apresiasi seperti ini. Kami akan berusaha keras untuk dapat berkompetisi dengan baik nanti,” katanya.
Para siswa datang ke Kantor Gubernur Aceh didampingi Kepala SMA Negeri 2 Banda Aceh bersama sejumlah guru serta Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK Dinas Pendidikan Aceh, Syarwan Joni. Turut hadir dalam pertemuan tersebut dewan juri LCC Empat Pilar tingkat Provinsi Aceh, Prof. Dr. Syafrizal Abbas, Dr. M. Yasir Putra Utama, dan Dr. Nurlis Effendi.











