Berita UtamaLingkungan & Energi

Hipmas Desak Bupati Aceh Selatan Cabut Rekomendasi IUP PT MMS

×

Hipmas Desak Bupati Aceh Selatan Cabut Rekomendasi IUP PT MMS

Sebarkan artikel ini
Himpunan Pelajar dan Mahasiswa (Hipmas) Air Sialang mendesak Bupati Aceh Selatan untuk mencabut rekomendasi IUP eksplorasi PT MMS di Samadua. [Foto: Ist]

Byklik.com | Tapaktuan – Himpunan Pelajar dan Mahasiswa (Hipmas) Air Sialang mendesak Bupati Aceh Selatan untuk mencabut rekomendasi IUP eksplorasi PT MMS di Samadua. Sebab kegiatan ini mendapat banyak penolakan dari lapisan masyarakat.

Izin ini bisa saja dicabut seperti yang pernah dilakukan oleh Bupati Aceh Barat Daya, yaitu dengan melayangkan surat permohonan pencabutan izin rekomendasi yang ditujukan kepada Gubernur Aceh tertanggal 8 Oktober 2025 dengan nomor surat 500.10.2.3/2242.

Ketua Hipmas Fajrul menyebutkan, harusnya Bupati Aceh Selatan lebih respek terhadap penolakan yang dilakukan masyarakat, karena masyarakat sudah membuat pertemuan penolakan pertambangan PT MMS di Samadua, bahkan sudah ditanda tangani petisi.

Baca Juga  Dandim Akui Insiden Perampasan HP Wartawan, Mediasi Segera Digelar

“Ada 3 desa yang sudah melakukan pertemuan yang dihadiri oleh ratusan perwakilan masyarakat dari berbagai latar belakang pekerjaan. Jika ini tidak direspon, kita khawatir akan terjadi gelombang penolakan yang lebih besar. Masyarakat akan mempertanyakan apakah bupati memenuhi aspirasi rakyat atau aspirasi segelintir kelompok? imbuhnya.

Selain kajian efek lingkungan, masyarakat juga merasa tidak tahu dan tidak dilibatkan terkait eksplorasi ini. Terkesan semacam sembunyi-sembunyi. Ini tentunya menimbulkan kecurigaan seolah-olah ada itikad tidak baik dari pihak perusahaan.

“Jangan sampai nantinya perusahaan mengklaim area perkebunan masyarakat itu adalah hak milik perusahaan, karena untuk eksplorasi saja tidak dilibatkan bisa jadi suatu saat perkebunan masyarakat diambil alih kepemilikannya,” kata Fajrul.

Baca Juga  Rampok Bersenjata Bobol Toko Emas di Tapaktuan

Untuk itu, mohon bapak bupati tolong bersuara atas penolakan yang telah dilakukan masyarakat di 3 desa Air Sialang, jelas mahasiwa yang juga aktif di Ikatan Mahasiswa Pelajar Samadua (IMPS) dan Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan (Hamas) ini.

Selain itu, kami juga mendiskusikan ini dengan mahasiswa Samadua yang tergabung dalam organisasi IMPS dan HAMAS. “Jika ini tidak diindahkan, maka kami akan mengajak seluruh mahasiswa Samadua dan Mahasiswa Aceh Selatan akan merespon ini dengan turun ke jalan,” pungkasnya.