Nasional

Satgas Damai Cartenz Bentengi Pelajar Papua dari Narkoba

Bambang Iskandar Martin
×

Satgas Damai Cartenz Bentengi Pelajar Papua dari Narkoba

Sebarkan artikel ini
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, didampingi personel Satgas Humas, Bhabinkamtibmas, serta Kasi Humas Polres Sarmi, menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan penggunaan media sosial secara bijak bagi siswa SD-SMP Satu Atap Kasukwe, Kabupaten Sarmi, Papua, Rabu, 29 Juli 2026. (Foto: Satgas ODC)

Byklik.com | Sarmi – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan penggunaan media sosial secara bijak bagi siswa SD-SMP Satu Atap Kasukwe, Kabupaten Sarmi, Papua, Rabu, 29 Juli 2026.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan bingkisan dan seragam sekolah dari Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan.

Kegiatan dipimpin Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, didampingi personel Satgas Humas, Bhabinkamtibmas, serta Kasi Humas Polres Sarmi. Kehadiran rombongan disambut antusias oleh para guru dan siswa yang mengikuti rangkaian kegiatan edukatif tersebut.

Dalam sosialisasi, para pelajar diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, dampaknya terhadap kesehatan dan masa depan, serta pentingnya menjauhi segala bentuk penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Selain itu, siswa juga dibekali edukasi tentang penggunaan media sosial secara bijak, mulai dari kemampuan menyaring informasi, menghindari penyebaran hoaks, hingga memanfaatkan platform digital untuk kegiatan yang positif dan produktif.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membangun kesadaran generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif narkoba maupun penyalahgunaan media sosial.

“Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus kita jaga bersama. Melalui sosialisasi ini kami ingin membekali mereka dengan pemahaman tentang bahaya narkoba dan pentingnya menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. Kami berharap mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya,” ujar Yusuf Sutejo.

Baca Juga  Satgas Damai Cartenz Ringkus DPO Jaringan Senjata Ilegal

Usai penyampaian materi, Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 menyerahkan bantuan berupa bingkisan dan seragam sekolah dari Astamaops Kapolri kepada pihak sekolah sebagai bentuk kepedulian dalam mendukung semangat belajar para siswa.

Kepala SD-SMP Satu Atap Kasukwe, Yuliana Mare, menyampaikan apresiasi atas perhatian Satgas Operasi Damai Cartenz terhadap dunia pendidikan di wilayahnya. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi siswa, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Satgas Operasi Damai Cartenz yang telah hadir di sekolah kami untuk memberikan sosialisasi tentang penggunaan media sosial kepada anak-anak. Kami juga berterima kasih kepada Bapak Astamaops Kapolri atas bantuan seragam sekolah bagi anak-anak kami,” ujar Yuliana.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan pembinaan generasi muda melalui kegiatan edukatif merupakan bagian dari pendekatan humanis yang terus dikedepankan dalam pelaksanaan Operasi Damai Cartenz.

“Masa depan Papua berada di tangan generasi mudanya. Karena itu, kami tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan, tetapi juga berupaya membangun karakter, wawasan, dan kesadaran generasi muda melalui berbagai kegiatan edukatif. Kami berharap anak-anak Papua dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan memiliki semangat untuk meraih cita-cita,” katanya.

Baca Juga  Dua Pelaku Penembakan Smart Air Teridentifikasi

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan kegiatan pembinaan kepada pelajar akan terus diperluas sebagai langkah preventif untuk mencegah berbagai ancaman yang dapat memengaruhi masa depan anak-anak Papua.

Menurutnya, edukasi sejak dini menjadi kunci dalam membentuk generasi yang memiliki kesadaran hukum, mampu memanfaatkan media sosial secara bertanggung jawab, serta menjauhi penyalahgunaan narkoba.

“Edukasi sejak usia dini merupakan langkah preventif yang sangat penting. Kami akan terus mendorong kegiatan sosialisasi di sekolah-sekolah agar para pelajar memiliki pemahaman yang baik tentang bahaya narkoba, bijak dalam menggunakan media sosial, serta memiliki kesadaran hukum dan semangat belajar yang tinggi. Sinergi antara Polri, sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencetak generasi Papua yang unggul,” ujar Adarma.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program edukasi dan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata. Kolaborasi antara Polri, dunia pendidikan, orang tua, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, kondusif, serta melahirkan generasi muda Papua yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing.***