Pendidikan & Karier

Fakultas Hukum Unaya Hadirkan Praktisi Dorong Mahasiswa Jadi Wirausahawan

×

Fakultas Hukum Unaya Hadirkan Praktisi Dorong Mahasiswa Jadi Wirausahawan

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa MK Kewirausahaan Unaya.

Byklik | Jantho–Fakultas Hukum Universitas Abulyatama (Unaya) mengadakan diskusi untuk mendukung pembelajaran Mata Kuliah Kewirausahaan dengan mengusung tema “Mengubah Pola Pikir Mencari Kerja Menjadi Business Owner” pada Sabtu, 25 Juli 2026, bertempat di Ruang Aula F 254, Gedung C Lantai 2 Kampus Unaya.

Kegiatan yang dihadiri oleh para mahasiswa ini menghadirkan jurnalis byklik.com, Ihan Nurdin, sebagai narasumber utama untuk memberikan motivasi serta perspektif baru mengenai dunia kewirausahaan bagi Generasi Z.

Dosen Pengampu Mata Kuliah Kewirausahaan sekaligus Dekan Fakultas Hukum Unaya, Dr. Hj. Siti Rahmah, S.H., M.Kn., menyampaikan bahwa pelibatan praktisi langsung ke dalam kelas merupakan langkah strategis untuk memperluas cakrawala berpikir mahasiswa.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori kewirausahaan di atas kertas, tetapi juga melihat langsung tantangan dan peluang riil di lapangan. Dengan menghadirkan praktisi, diharapkan timbul motivasi kuat agar generasi muda berani mengambil peran sebagai pembuat lapangan kerja, bukan sekadar pencari kerja,” ujar Siti Rahmah.

Baca Juga  Klasemen Sementara POMDA Aceh 2025, USK Kokoh di Puncak

Selama sesi pemaparan bertajuk “Redefining Business for Gen Z: Sustainable, Systemic, & Scalable”, Ihan Nurdin menekankan pentingnya membangun bisnis jangka panjang yang kokoh. Menurutnya, kewirausahaan Gen Z harus berakar pada kebutuhan mendasar manusia (human needs) yang abadi, seperti sektor kesehatan (healthcare), kecantikan (wellness & beauty), serta consumer goods.

“Bisnis yang sustainable tidak sekadar mengikuti tren sesaat, tetapi memanfaatkan akselerasi teknologi informasi. Selain itu, modal utama dalam wirausaha bukan hanya produk, melainkan pengembangan SDM melalui financial literacy, kepemimpinan, serta sistem yang mandiri dan teruji krisis,” papar Ihan Nurdin di hadapan peserta.

Baca Juga  BI Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Capacity Building

Ihan juga mengenalkan konsep strategi pasar Red Ocean versus Blue Ocean, di mana mahasiswa didorong untuk mampu menciptakan ruang pasar baru (Blue Ocean) yang belum terjelajahi persaingan ketat, ketimbang harus bertarung di pasar yang sudah jenuh.

Suasana perkuliahan berlangsung interaktif. Mahasiswa yang hadir tampak aktif mengajukan berbagai pertanyaan serta mendiskusikan fenomena ekonomi terkini di Indonesia, mulai dari tantangan lanskap bisnis digital, dinamika pasar kerja lokal, hingga peluang membangun aset digital yang dapat memberikan passive income dan fleksibilitas kerja bagi Gen Z.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Hukum Unaya berharap semangat wirausaha berkelanjutan dapat terus tumbuh di lingkungan kampus, membekali lulusannya dengan keberanian dan kesiapan menjadi pemimipin bisnis yang solutif di masa depan.[]