Ekonomi & Bisnis

BSI Berangkatkan 50 Pemenang Umrah, Tabungan Haji Tembus Rp16,25 Triliun

Avatar
×

BSI Berangkatkan 50 Pemenang Umrah, Tabungan Haji Tembus Rp16,25 Triliun

Sebarkan artikel ini
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memberangkatkan 50 nasabah pemenang Program Nabung Haji Berhadiah Umrah. [Foto: BSI]

Byklik.com | Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memberangkatkan 50 nasabah pemenang Program Nabung Haji Berhadiah Umrah sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas nasabah sekaligus mendorong budaya perencanaan keuangan syariah sejak dini.

Program tersebut juga menjadi bagian dari strategi BSI memperkuat ekosistem haji dan umrah secara menyeluruh (end-to-end), sekaligus menopang pertumbuhan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) perseroan.

Hingga Mei 2026, Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI mencapai Rp372 triliun atau tumbuh 16,74 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut didorong dominasi dana murah dengan rasio CASA sebesar 63,16 persen. Sementara itu, total tabungan mencapai Rp165 triliun, termasuk Tabungan Haji BSI yang tumbuh 17,15 persen menjadi Rp16,25 triliun.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, ekosistem haji dan umrah merupakan salah satu kekuatan utama BSI dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui program ini kami ingin memberikan apresiasi kepada nasabah yang konsisten mempersiapkan ibadah haji melalui Tabungan Haji BSI. Kami berharap semakin banyak masyarakat membangun kebiasaan menabung sejak dini agar memiliki kesiapan finansial saat memperoleh kesempatan berangkat ke Tanah Suci,” ujar Anton, Rabu, 15 Juli 2026.

Baca Juga  Albo FC Juara D’Legend U-40, Ini Peringkat Unimal FC

Menurut Anton, BSI terus mengembangkan layanan haji dan umrah secara terpadu, mulai dari edukasi perencanaan keuangan, pembukaan rekening, pendaftaran haji, layanan digital, hingga berbagai program yang mendukung kesiapan finansial nasabah selama masa tunggu keberangkatan.

Sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia, Indonesia setiap tahun memperoleh kuota sekitar 221 ribu jemaah. Dari jumlah tersebut, rata-rata 172 ribu jemaah atau 84,7 persen merupakan nasabah Tabungan Haji BSI.

Tren pendaftaran haji melalui BSI juga terus meningkat. Pada periode 2025–2026, jumlah pendaftar naik 46,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Adopsi layanan digital pun semakin kuat, dengan 27 persen pendaftaran haji dilakukan melalui aplikasi BYOND by BSI.

Baca Juga  Umrah Saat Darurat Bencana, Mendagri Sanksi Bupati Aceh Selatan Pemberhentian 3 Bulan

Saat ini daftar tunggu haji Indonesia mencapai sekitar 5,5 juta orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 3,4 juta atau 62,34 persen merupakan nasabah Tabungan Haji BSI yang masih menunggu jadwal keberangkatan.

“Masa tunggu haji yang panjang perlu dipersiapkan secara matang. Masyarakat perlu terus menabung untuk memenuhi kebutuhan biaya pelunasan haji, mengingat dalam 15–25 tahun ke depan biaya perjalanan ibadah haji berpotensi meningkat seiring inflasi dan dinamika nilai tukar,” kata Anton.

Untuk memperkuat ekosistem haji dan umrah, BSI menghadirkan berbagai inovasi seperti fasilitas autodebet Tabungan Haji mulai Rp100 ribu per bulan, program blokir dana Mabrur Extra Rezeki (MAXI), serta Program Tabungan Haji Berhadiah Umrah. Program yang berlangsung pada Agustus–Desember 2025 itu diwujudkan dengan pemberangkatan 50 pemenang bekerja sama dengan NRA Group sebagai mitra travel resmi BSI, sekaligus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.