Byklik.com | Singkil – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil membuktikan bahwa pembangunan budaya tertib berlalu lintas dapat dimulai dari lingkungan sekolah. Melalui pembinaan yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub), daerah ini berhasil mencetak pelajar yang tidak hanya memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, tetapi juga mampu melahirkan inovasi di bidang transportasi hingga meraih prestasi di tingkat Provinsi Aceh.
Dalam ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026, Dishub Aceh Singkil berhasil meraih predikat terbaik kedua dari 23 kabupaten/kota. Sementara itu, pelajar binaan Dishub dari SMA Negeri 1 Gunung Meriah juga berhasil meraih penghargaan pada kategori teknologi.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil, Syam’un, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan untuk menanamkan kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia sekolah.
“Dishub Aceh Singkil meraih juara terbaik kedua dalam Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Aceh, serta memperoleh juara kategori teknologi melalui siswa SMA Negeri 1 Gunung Meriah binaan Dishub Aceh Singkil,” kata Syam’un dalam keterangan tertulis, Sabtu, 11 Juli 2026.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas di lingkungan pendidikan. Pembinaan tidak hanya bertujuan membentuk pelajar menjadi pengguna jalan yang disiplin, tetapi juga mendorong lahirnya ide dan inovasi yang dapat mendukung peningkatan keselamatan transportasi.
“Kami akan terus berkomitmen memberikan bimbingan dan arahan terkait keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, khususnya para pelajar,” ujarnya.
Syam’un menilai pendidikan keselamatan berlalu lintas sejak dini merupakan investasi jangka panjang. Selain meningkatkan kesadaran berlalu lintas, pembinaan tersebut juga mampu menumbuhkan kreativitas generasi muda dalam menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan transportasi.
Keberhasilan Aceh Singkil dinilai dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Dengan menjadikan sekolah sebagai pusat edukasi keselamatan sekaligus ruang bagi pelajar untuk berinovasi, pemerintah daerah tidak hanya mencetak peserta lomba berprestasi, tetapi juga menyiapkan generasi muda yang peduli terhadap keselamatan di ruang publik.











