Politik

Bahlil Lantik Pengurus Golkar Aceh, Kader Muda Mendominasi Kepengurusan

Raudhatul
×

Bahlil Lantik Pengurus Golkar Aceh, Kader Muda Mendominasi Kepengurusan

Sebarkan artikel ini
Pelantikan pengurus baru DPD Partai Golkar Aceh Periode 2026-2030 di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Sabtu, 11 Juli 2026. [Foto: Raudhah/Byklik.com]

Byklik.com | Banda Aceh – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, melantik jajaran pengurus baru DPD I Partai Golkar Aceh masa bakti 2026–2030 di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Sabtu, 11 Juli 2026. Kepengurusan yang dipimpin Muhammad Salim Fakhry didominasi kader muda sebagai bagian dari regenerasi organisasi dan penguatan mesin partai menghadapi agenda politik mendatang.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan ikrar pengurus untuk mematuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar, menjalankan seluruh ketentuan organisasi, serta bekerja membesarkan partai. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan pataka Partai Golkar dari Bahlil Lahadalia kepada Muhammad Salim Fakhry sebagai simbol dimulainya kepengurusan baru.

Salim Fakhry mengatakan sekitar 70 persen struktur kepengurusan diisi oleh generasi muda yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari aktivis organisasi kemahasiswaan, organisasi kepemudaan, organisasi kaderisasi, hingga paguyuban. Menurutnya, keterlibatan mereka diharapkan membawa semangat baru serta memperkuat kapasitas Partai Golkar di Aceh.

Baca Juga  Bupati Armia Lantik 39 Datok Penghulu di Aceh Tamiang

“Kami ingin menghadirkan regenerasi yang nyata. Kader-kader muda ini diharapkan mampu melahirkan ide, inovasi, dan semangat baru untuk membesarkan Partai Golkar di Aceh,” ujarnya.

Ia menambahkan, komposisi kepengurusan juga telah memenuhi keterwakilan perempuan sebesar 30 persen. Selain kader muda, struktur partai turut diperkuat oleh pengusaha muda, pengusaha senior, dan pensiunan aparatur sipil negara (ASN). Sementara itu, kader senior ditempatkan pada badan-badan strategis seperti Dewan Kehormatan, Dewan Pertimbangan, Dewan Penasihat, dan Dewan Pakar guna menjaga kesinambungan organisasi.

Baca Juga  Siswa SMA di Banda Aceh Ikuti Simulasi Mitigasi Gempa dan Tsunami

Menurut Salim, perpaduan antara kader muda dan senior akan menjadi kekuatan utama dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus menghadapi berbagai agenda politik ke depan.

“Partai Golkar terbuka bagi semua kalangan. Kolaborasi seluruh unsur ini menjadi modal penting untuk memperkuat organisasi dan membesarkan Partai Golkar di Aceh,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Salim juga menegaskan komitmen DPD I Partai Golkar Aceh untuk bekerja memenangkan partai di Aceh sekaligus mendukung jalannya pemerintahan Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah.

“Kami siap bersinergi mendukung pembangunan Aceh demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.