Byklik.com | Kutacane – Upaya normalisasi Sungai Pantai Timur di Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, terus dipercepat untuk mengurangi risiko banjir saat musim hujan. Kegiatan yang melibatkan TNI, pemerintah desa, dan masyarakat itu difokuskan pada pengangkatan sedimen serta pembersihan aliran sungai agar kapasitas tampung air kembali optimal.
Normalisasi berlangsung di Desa Teger Miko, Kamis, 2 Juli 2026, dengan pengawalan Babinsa Posramil Lawe Sumur jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara.
Babinsa Posramil Lawe Sumur, Pelda Dosy Harnizar, mengatakan normalisasi sungai menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi banjir yang kerap mengancam permukiman warga ketika curah hujan meningkat.
Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan secara terpadu bersama pemerintah desa dan masyarakat dengan memusatkan pekerjaan pada pengangkutan endapan sedimen serta pembersihan material yang menghambat aliran air.
“Dalam rangka mencegah terjadinya banjir saat musim penghujan, kegiatan ini dilaksanakan bersama unsur terkait, di antaranya pihak desa dan masyarakat setempat, dengan fokus utama pada pengangkutan sedimen dan pembersihan aliran sungai agar air dapat mengalir dengan lancar,” ujar Dosy.
Ia menegaskan TNI akan terus bersinergi dengan seluruh pihak untuk menjaga kondisi sungai tetap bersih sehingga mampu mengurangi potensi banjir di wilayah binaan.
“Kegiatan normalisasi sungai merupakan upaya bersama untuk mengantisipasi banjir dan menjaga kebersihan lingkungan di wilayah binaan. Kami Babinsa akan terus bersinergi dengan masyarakat dan instansi terkait untuk menjaga kondisi sungai tetap bersih dan bebas dari penghalang. Ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap keselamatan dan kenyamanan warga,” katanya.
Hingga kini, proses normalisasi masih terus berlangsung dengan mengerahkan alat berat untuk mengangkat sedimen yang mengendap di dasar sungai. Warga juga ikut bergotong royong membantu pembersihan di sejumlah titik yang mengalami pendangkalan.
Melalui percepatan normalisasi Sungai Pantai Timur, diharapkan aliran air kembali lancar sehingga mampu meminimalisir potensi banjir yang selama ini mengancam Kecamatan Lawe Sumur dan wilayah sekitarnya, terutama saat memasuki musim penghujan.











