Byklik.com | Kuala Simpang – Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, melantik dan mengambil sumpah jabatan 13 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Pelantikan berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Tamiang, Rabu, 1 Juli 2026.
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Aceh Tamiang Nomor 800.1.3.3/22.01/2026 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Pada kesempatan yang sama, Bupati juga melantik 17 pejabat fungsional.
Dalam sambutannya, Armia Pahmi mengatakan mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas birokrasi dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.
Menurutnya, pejabat pimpinan tinggi pratama memiliki peran penting sebagai ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan sehingga dituntut mampu menghadirkan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama adalah ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan. Rakyat Aceh Tamiang menunggu kerja nyata Saudara. Bumi Muda Sedia membutuhkan birokrat yang berani, jujur, inovatif, cepat, tuntas, dan tulus,” ujar Armia.
Bupati menjelaskan, pelantikan tersebut telah memperoleh persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) berdasarkan rekomendasi hasil evaluasi kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama tertanggal 11 Juni 2026 serta rekomendasi hasil uji kompetensi tertanggal 15 Juni 2026.
Ia juga menyampaikan tiga pesan kepada para pejabat yang baru dilantik, yakni menjaga integritas dan loyalitas, meningkatkan kinerja serta inovasi, dan membangun kolaborasi yang kuat dalam menjalankan roda pemerintahan.
Selain melantik pejabat eselon II, Armia Pahmi juga mengambil sumpah jabatan terhadap 17 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Menurutnya, pejabat fungsional memiliki peran strategis sebagai pelaksana teknis yang menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah menjadi program serta pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Saudara-saudari adalah motor penggerak birokrasi yang harus menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah menjadi program dan aksi nyata di lapangan,” katanya.
Pelantikan tersebut dihadiri para asisten dan staf ahli bupati, kepala satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK), Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Tamiang, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Adapun 13 pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik meliputi:
- Syuibun Anwar sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
- Tri Kurnia sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).
- Yusriati sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab.
- Muhammad Zein sebagai Asisten Administrasi Umum Setdakab.
- Iman Suhery sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
- Sepriyanto sebagai Kepala Dinas Perhubungan.
- Ibnu Azis sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dayah.
- Haliah sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
- Fauziati sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM.
- Bastian sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan.
- Muhammad Farij sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian.
- Syamsul Rizal sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
- Rulina Rita sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi.***











