Pendidikan & Karier

1.000 Taruna TNI Siap Bina Karakter Siswa Sekolah Rakyat

Avatar
×

1.000 Taruna TNI Siap Bina Karakter Siswa Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dengan Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen TNI R. Sidiharta Wisnu Graha, Kepala Staf Teritorial Letjen TNI Bambang Trisnohadi, dan Direktur Pendidikan Akademi TNI Brigjen TNI Ari Novian di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Juni 2026. [Foto: Kemensos]

Byklik.com | Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) bersama TNI menyiapkan program pembentukan karakter bagi siswa Sekolah Rakyat dengan melibatkan sekitar 1.000 Taruna Akademi Militer (Akmil). Program tersebut akan dilaksanakan di 178 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia mulai Agustus 2026.

Rencana tersebut mengemuka dalam pertemuan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dengan Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen TNI R. Sidiharta Wisnu Graha, Kepala Staf Teritorial Letjen TNI Bambang Trisnohadi, dan Direktur Pendidikan Akademi TNI Brigjen TNI Ari Novian di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Juni 2026.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan, setiap Sekolah Rakyat nantinya akan didampingi lima taruna yang bertugas membimbing siswa dan guru dalam membangun budaya disiplin dan kerapian.

“Nanti setelah ada skema antara Mabes TNI dengan Kemensos, di tiap Sekolah Rakyat akan ada lima taruna. Lima taruna yang akan membimbing, baik siswa maupun guru-gurunya dalam masalah kerapian,” kata Agus Jabo.

Baca Juga  Gus Ipul Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Deli Serdang

Menurutnya, pembinaan tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter siswa yang sebelumnya hidup di lingkungan berbeda sebelum memasuki sistem pendidikan berasrama.

“Sejak awal Pak Menteri Sosial Saifullah Yusuf menilai bahwa untuk mendisiplinkan siswa dari habitat lama ke habitat baru di Sekolah Rakyat memang dibutuhkan pembinaan. Karena itu sejak awal kami meminta TNI dan Polri ikut terlibat dalam proses pembinaan tersebut,” ujarnya.

Agus menambahkan, pelibatan TNI dalam program ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 yang menjadi dasar pelaksanaan Sekolah Rakyat.

Sementara itu, Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen TNI R. Sidiharta Wisnu Graha menyebutkan pihaknya telah menyiapkan sekitar 1.000 taruna tingkat I dan tingkat II beserta pengasuh untuk mendukung program tersebut.

Baca Juga  Gus Ipul Soroti Perubahan Siswa Sekolah Rakyat Aceh, Kini Lebih Percaya Diri

“Nanti kami siapkan seribu orang, termasuk pengasuh taruna. Jadi taruna yang kami kirim adalah Taruna Tingkat I dan Tingkat II,” ujar Wisnu.

Ia menjelaskan, materi pembinaan yang diberikan lebih menitikberatkan pada pembentukan karakter dan kebiasaan hidup disiplin di lingkungan asrama.

Beberapa materi yang akan diajarkan antara lain cara menyetrika seragam, merapikan tempat tidur dan seprei, menata lemari pakaian, hingga menyemir sepatu dengan baik dan benar.

Hingga saat ini, Kemensos dan Mabes TNI masih mematangkan skema pelaksanaan program. Kegiatan pembinaan direncanakan berlangsung selama satu minggu pada awal Agustus 2026.