Ekonomi & Bisnis

Bhayangkara Fest 2026 Ditutup, Sedot 80 Ribu Pengunjung, Putaran Ekonomi

Raudhatul
×

Bhayangkara Fest 2026 Ditutup, Sedot 80 Ribu Pengunjung, Putaran Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Ribuan pengunjung memadati halaman Mapolda Aceh saat Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah secara resmi menutup rangkaian Bhayangkara Fest 2026, Senin, 22 Juni 2026 malam. [Foto: Raudhah/Byklik.com]

Byklik.com | Banda Aceh – Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah secara resmi menutup rangkaian Bhayangkara Fest 2026 di Lapangan Utama Mapolda Aceh, Senin, 22 Juni 2026. Selama empat hari penyelenggaraan, festival tersebut berhasil menyedot sekitar 80 ribu pengunjung dan mencatat perputaran ekonomi mencapai Rp2,2 miliar.

Dalam sambutannya, Kapolda Aceh menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Jumlah pengunjung selama empat hari mencapai kurang lebih 80 ribu orang. Khusus malam ini, yang hadir lebih dari 20 ribu orang. Ini menunjukkan masyarakat Aceh sangat tertib,” ujar Marzuki.

Menurutnya, berdasarkan data pemantauan melalui sistem pengenalan wajah (face recognition), antusiasme masyarakat terhadap Bhayangkara Fest 2026 sangat tinggi. Namun demikian, seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar berkat kerja sama semua pihak.

Baca Juga  Dinsos Aceh Gandeng Polda, Siapkan Pembinaan Terpadu

Ia menilai masyarakat Aceh telah menunjukkan budaya disiplin yang baik, mulai dari saat memasuki area festival hingga meninggalkan lokasi kegiatan tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban umum.

“Kami berharap budaya tertib seperti ini terus dipertahankan sehingga berbagai kegiatan berskala besar dapat terus dilaksanakan di Aceh dengan aman, nyaman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Kapolda juga menyampaikan terima kasih kepada panitia penyelenggara, personel pengamanan, pemerintah daerah, sponsor, komunitas, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya Bhayangkara Fest 2026.

Prosesi penutupan ditandai dengan penabuhan floor drum secara simbolis oleh Kapolda Aceh bersama Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir Syamaun, disaksikan ribuan masyarakat yang memadati Lapangan Utama Mapolda Aceh.

Suasana penutupan semakin meriah dengan berbagai pertunjukan seni dan hiburan, termasuk penampilan penyanyi nasional Ghea Indrawari yang berhasil menghibur ribuan pengunjung dengan sejumlah lagu andalannya.

Baca Juga  Hilirisasi Logam Tanah Jarang Berpotensi Raup Rp124 Triliun

Selain menjadi ajang hiburan dan mempererat silaturahmi masyarakat, Bhayangkara Fest 2026 juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Puluhan tenant kuliner, produk kreatif, dan usaha lokal yang berpartisipasi mengalami peningkatan penjualan selama festival berlangsung.

Polda Aceh mencatat total perputaran ekonomi selama empat hari pelaksanaan mencapai Rp2,2 miliar. Capaian tersebut menjadi bukti tingginya partisipasi masyarakat sekaligus kuatnya kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai elemen masyarakat dalam menyukseskan Bhayangkara Fest 2026.

Keberhasilan penyelenggaraan festival ini diharapkan menjadi momentum untuk terus menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kedekatan antara Polri dan masyarakat Aceh.