Berita UtamaHeadline

Pengaspalan Swadaya Jalan Enang-Enang Masuki Tahap Ketiga

Avatar
×

Pengaspalan Swadaya Jalan Enang-Enang Masuki Tahap Ketiga

Sebarkan artikel ini
Pengaspalan ruas Jalan Lintas Enang-Enang yang dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat di Desa Alur Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Minggu, 21 Juni 2026. [Foto: Pendim 0119/BM]

Byklik.com | Redelong – Babinsa Koramil 04/Pintu Rime Gayo (PRG) melaksanakan pendampingan dan monitoring kegiatan pengaspalan ruas Jalan Lintas Enang-Enang yang dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat di Desa Alur Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Minggu, 21 Juni 2026.

Pendampingan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah binaan sekaligus memastikan proses pengerjaan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Babinsa Koramil 04/PRG Kopka Supriatna mengatakan, Jalan Enang-Enang merupakan ruas jalan lintas yang memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bener Meriah dan wilayah sekitarnya.

Baca Juga  Prabowo Lantik Juda Agung Jadi Wamenkeu

“Jalan Enang-Enang merupakan ruas jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk memperlancar aktivitas warga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bener Meriah dan daerah sekitarnya,” ujar Kopka Supriatna.

Ia menjelaskan, proses pengerjaan saat ini telah memasuki tahap pengaspalan ketiga. Tahapan tersebut dilakukan untuk memperkuat daya tahan jalan sehingga mampu menahan beban kendaraan yang akan melintas setelah pembangunan selesai.

Menurutnya, anggaran perbaikan dan pengaspalan jalan tersebut sepenuhnya berasal dari swadaya masyarakat Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah sebagai bentuk kepedulian terhadap akses transportasi yang lebih baik.

Baca Juga  Polisi Dalami Kasus Meninggalnya Santriwati di Bener Meriah

“Alhamdulillah, berkat kepedulian masyarakat, dalam waktu dekat Jalan Enang-Enang sudah dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung aktivitas masyarakat antar kabupaten,” kata Kopka Supriatna.

Masyarakat berharap dengan selesainya pengaspalan tersebut, akses transportasi menjadi lebih aman dan nyaman sehingga dapat memperlancar distribusi hasil pertanian, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di dataran tinggi Gayo.