Berita Utama

Bupati Tagore Dukung Program Swasembada Pangan Sekolah

Bambang Iskandar Martin
×

Bupati Tagore Dukung Program Swasembada Pangan Sekolah

Sebarkan artikel ini
Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) di Pendopo Bupati Bener Meriah, Jumat, 19 Juni 2026. (Foto: Diskominfo Bener Meriah)

Byklik.com | Redelong – Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) di Pendopo Bupati Bener Meriah, Jumat, 19 Juni 2026.

Pertemuan tersebut membahas berbagai program strategis yang bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional melalui pendekatan pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan sektor pertanian.

Dalam audiensi tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Khairmansyah, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Samusi Purnawira Dade.

Pihak YSPN memaparkan sejumlah program yang dirancang untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. Program-program tersebut dinilai sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam sektor pertanian dan pangan.

Salah satu program unggulan yang diperkenalkan adalah Program Swasembada Pangan Berbasis Sekolah. Program tersebut berfokus pada pemberdayaan peserta didik melalui edukasi, praktik pertanian, serta pengelolaan pangan dengan menjadikan lingkungan sekolah sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan keterampilan.

Melalui program tersebut, siswa diharapkan tidak hanya memahami pentingnya ketahanan pangan, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan dasar di bidang pertanian dan pengelolaan pangan sejak usia dini. Program ini juga diarahkan untuk membentuk generasi muda yang produktif, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian nasional.

Baca Juga  Perempuan Aceh: Penopang dalam Ekonomi; Senjang dalam Politik

Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional yang mendukung pengembangan program ketahanan pangan, di antaranya Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, Hendra Susanto, serta Ketua Yayasan Swatantra Pangan Nusantara, Marsdya TNI (Purn) Daryatmo.

Dalam kesempatan itu, Bupati Tagore Abubakar menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif yang dilakukan YSPN dalam mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pendidikan. Menurutnya, pengenalan konsep kemandirian pangan kepada generasi muda merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki wawasan, keterampilan, dan kepedulian terhadap pembangunan sektor pertanian.

“Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menyambut baik dan mendukung berbagai program yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan daerah. Program Swasembada Pangan Berbasis Sekolah merupakan inovasi yang dapat membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya kemandirian pangan sekaligus mengembangkan keterampilan praktis yang bermanfaat bagi masa depan,” ujar Tagore.

Baca Juga  Mentan Amran: Hilirisasi Kunci Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Ia menambahkan, Kabupaten Bener Meriah memiliki potensi besar di sektor pertanian yang dapat terus dikembangkan melalui sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat, dan berbagai organisasi yang memiliki perhatian terhadap penguatan ketahanan pangan.

Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang memahami pentingnya menjaga keberlanjutan sektor pangan di masa depan.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dan YSPN berharap dapat membangun kerja sama yang lebih erat dalam mendukung berbagai program ketahanan pangan yang berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berdaya saing, memiliki keterampilan di bidang pertanian dan pangan, serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian pangan daerah maupun nasional.

Selain memperkuat sektor pertanian, program tersebut juga diharapkan menjadi sarana edukasi bagi peserta didik untuk memahami pentingnya pengelolaan sumber daya pangan secara berkelanjutan, sehingga dapat mendukung terciptanya ketahanan pangan yang kuat dan berkesinambungan di masa mendatang.***