Byklik.com | Lhokseumawe – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe terus memperkuat literasi keuangan generasi muda melalui Festival Karya dan Grand Final Lomba Ranking-1 Championship Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah Tahun 2026 yang digelar di SMA Modal Bangsa Arun, Lhokseumawe, Senin, 15 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kalangan pelajar, mengenai pentingnya mencintai, membanggakan, dan memahami Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara sekaligus alat pembayaran yang sah di Indonesia.
Festival tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe Prabu Dewanto, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe A. Haris, perwakilan Kementerian Agama Kota Lhokseumawe, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Lhokseumawe, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Lhokseumawe, komite sekolah, Kepala SMA Modal Bangsa Arun, serta para peserta dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Husaini mengapresiasi komitmen Bank Indonesia yang secara konsisten menghadirkan berbagai program edukasi keuangan bagi pelajar. Menurutnya, pemahaman mengenai Rupiah dan sistem keuangan perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki kesadaran yang baik dalam mendukung stabilitas ekonomi nasional.
Ia menilai Festival Karya dan Ranking-1 Championship menjadi sarana edukatif yang efektif dalam meningkatkan wawasan pelajar melalui pendekatan kreatif dan kompetitif. Selain memperluas pengetahuan, kegiatan tersebut juga mendorong partisipasi aktif siswa dalam memahami fungsi dan peran Rupiah dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, para pelajar tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang Rupiah, tetapi juga memahami pentingnya menjaga dan menghargai mata uang negara sebagai bagian dari identitas dan kedaulatan bangsa,” ujar Husaini.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Prabu Dewanto, mengatakan program CBP Rupiah merupakan salah satu strategi Bank Indonesia dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai fungsi dan peran Rupiah.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menyebarluaskan pemahaman tentang penggunaan Rupiah yang baik dan benar, termasuk mengenali ciri-ciri keaslian uang Rupiah serta menjaga kualitas uang yang beredar.
“Melalui program CBP Rupiah, kami ingin membangun kesadaran generasi muda agar lebih memahami, mencintai, dan bangga menggunakan Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa,” kata Prabu.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pameran hasil karya peserta yang mengangkat berbagai tema terkait CBP Rupiah. Selanjutnya, para finalis mengikuti Grand Final Ranking-1 Championship yang menguji pengetahuan peserta mengenai Rupiah, tugas dan fungsi Bank Indonesia, serta literasi keuangan.
Kegiatan berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta maupun pihak sekolah. Para finalis menunjukkan kemampuan dan pemahaman yang baik dalam menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan selama kompetisi berlangsung.
Melalui kegiatan tersebut, Bank Indonesia berharap kesadaran generasi muda terhadap pentingnya mencintai, membanggakan, dan memahami Rupiah semakin meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun budaya literasi keuangan di kalangan pelajar serta memperkuat pemahaman mengenai pentingnya menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Festival Karya dan Grand Final Ranking-1 Championship CBP Rupiah 2026 menjadi wujud sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta memiliki literasi keuangan yang baik untuk menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.***











