Berita Utama

Karhutla di Aceh Barat Hanguskan 31,1 Hektar Lahan

Avatar
×

Karhutla di Aceh Barat Hanguskan 31,1 Hektar Lahan

Sebarkan artikel ini
Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat terus berupaya menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah titik di daerah tersebut, Rabu, 10 Juni 2026. [Foto: BPBD Aceh Barat]

Byklik.com | Meulaboh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat terus mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah. Hingga Rabu, 10 Juni 2026, pukul 18.53 WIB, luas lahan yang terdampak kebakaran tercatat mencapai sekitar 31,1 hektar.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Aceh Barat, area terdampak tersebar di Kecamatan Bubon, Johan Pahlawan, Arongan Lambalek, Meureubo, dan Samatiga.

Wilayah dengan dampak terluas berada di Kecamatan Bubon, masing-masing di Gampong Berawang seluas 15 hektar dan Gampong Kuta Padang Layung sekitar 10 hektar.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat melalui Pusdalops mengatakan upaya pemadaman telah dilakukan secara intensif oleh tim gabungan sejak akhir Mei 2026.

“Penanganan dilakukan melalui operasi pemadaman darat yang melibatkan BPBD, TNI, Polri, KPH Wilayah IV, unsur relawan, serta masyarakat setempat,” ujar petugas Pusdalops BPBD Aceh Barat, Kamis, 11 Juni 2026.

Baca Juga  Bupati Aceh Barat Lantik 100 Pejabat, Peringatkan Jauhi Narkoba dan Perselingkuhan

Selain pemadaman dari darat, penanganan karhutla juga diperkuat melalui dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan Water Bombing.

Operasi Modifikasi Cuaca telah dilaksanakan pada 4 dan 6 Juni 2026 untuk meningkatkan potensi hujan di wilayah terdampak. Sementara itu, operasi Water Bombing menggunakan helikopter terus berlangsung sejak 7 Juni 2026 hingga sekarang.

Pada Rabu, 10 Juni 2026, fokus penanganan dipusatkan di Kecamatan Samatiga yang masih menunjukkan aktivitas kebakaran di sejumlah titik.

Sementara itu, kondisi di Kecamatan Bubon dilaporkan telah berhasil dikendalikan sekitar 95 persen dari total area yang sebelumnya terbakar.

“Kami terus melakukan pemadaman, pendinginan, dan pemantauan untuk memastikan titik-titik api tidak kembali muncul, khususnya pada lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara api di bawah permukaan tanah,” kata petugas Pusdalops.

Baca Juga  Polres Lhokseumawe Salurkan Daging Kurban untuk Warga Huntara

Menurut BPBD, proses pendinginan menjadi langkah penting untuk mencegah kebakaran kembali muncul, terutama di kawasan gambut yang memiliki karakteristik mudah menyimpan panas dalam waktu lama.

Saat ini, kondisi kebakaran di Kecamatan Samatiga telah tertangani sekitar 40 persen. Tim gabungan bersama helikopter Water Bombing BNPB masih terus melakukan upaya pemadaman guna mempercepat pengendalian api di lokasi tersebut.

BPBD Aceh Barat juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.