Berita Utama

Kemenag Percepat Pemulihan Fasilitas Keagamaan Pascabencana di Aceh

Avatar
×

Kemenag Percepat Pemulihan Fasilitas Keagamaan Pascabencana di Aceh

Sebarkan artikel ini
Staf Ahli Menteri Agama Faisal Ali Hasym memaparkan progres pemulihan fasilitas keagamaan pascabencana Aceh, Selasa, 9 Juni 2026. [Foto: Kemenag Aceh]

Byklik.com | Banda Aceh – Kementerian Agama (Kemenag) mempercepat pemulihan fasilitas keagamaan dan pendidikan keagamaan yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan serta Percepatan Pemulihan Pascabencana yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian di Kantor Gubernur Aceh, Selasa, 9 Juni 2026.

Mewakili Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Staf Ahli Menteri Agama Bidang HAM dan Hukum, Faisal Ali Hasyim, memaparkan perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi sarana keagamaan serta fasilitas pendidikan keagamaan yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Aceh.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pejabat dari berbagai kementerian dan lembaga terkait.

Turut mendampingi Faisal dalam kegiatan itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Arskal Salim, Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Lubenah, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Azhari beserta jajaran.

Dalam paparannya, Faisal menegaskan bahwa percepatan pemulihan pascabencana memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan efektif, tepat sasaran, serta berkelanjutan.

Baca Juga  Aceh Masuki Tahap Pemulihan Pascabencana Hingga April 2026

“Pemulihan pascabencana bukan hanya membangun kembali bangunan yang rusak, tetapi juga memastikan layanan publik, layanan keagamaan, dan pendidikan dapat kembali berjalan secara optimal. Karena itu, koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan,” ujar Faisal.

Ia menambahkan, keberhasilan rehabilitasi dan rekonstruksi sangat ditentukan oleh komitmen bersama dalam mengawal setiap tahapan pemulihan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat terdampak.

Usai mengikuti rapat koordinasi tingkat provinsi, jajaran Kementerian Agama melanjutkan pembahasan melalui rapat koordinasi internal di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh.

Pertemuan tersebut diikuti Kepala Kanwil Kemenag Aceh bersama para Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota di wilayah terdampak bencana. Fokus pembahasan meliputi percepatan pemulihan, pendataan kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi, serta penguatan koordinasi antara Kanwil dan Kankemenag kabupaten/kota.

Baca Juga  Bupati Al-Farlaky Dorong Percepatan Pembangunan Huntara Jelang Ramadhan

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Azhari, menegaskan pihaknya berkomitmen mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas layanan keagamaan serta pendidikan keagamaan agar segera kembali berfungsi secara optimal.

“Koordinasi yang kuat antara Kanwil, Kankemenag kabupaten/kota, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat menjadi kunci percepatan pemulihan. Kami berkomitmen memastikan layanan keagamaan dan pendidikan keagamaan bagi masyarakat terdampak dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya,” kata Azhari.

Menurutnya, rapat koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian rehabilitasi dan rekonstruksi yang telah berjalan sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana.

Azhari berharap kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat sehingga berbagai program rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih cepat dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

“Tujuan akhirnya adalah memastikan layanan keagamaan dan pendidikan keagamaan kembali berjalan normal serta mendukung percepatan kebangkitan daerah-daerah yang terdampak bencana di Aceh,” pungkasnya.