Ekonomi & Bisnis

Stok Aman, Harga Beras di Banda Aceh Masih Stabil

Raudhatul
×

Stok Aman, Harga Beras di Banda Aceh Masih Stabil

Sebarkan artikel ini
Harga beras di Pasar Al Mahirah, Bnada Aceh terpantau stabil. [Foto: Raudhah/Byklik.com]

Byklik.com | Banda Aceh – Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Banda Aceh masih terpantau stabil dalam beberapa pekan terakhir. Ketersediaan stok yang mencukupi serta distribusi yang lancar menjadi faktor utama yang menjaga harga tetap terkendali di tingkat pedagang.

Pantauan di Pasar Al Mahirah menunjukkan berbagai jenis beras masih dijual dengan harga yang relatif tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan sebelumnya.

Salah seorang pedagang beras di Pasar Al Mahirah, Fazil, mengatakan pasokan beras dari distributor hingga saat ini masih berjalan lancar sehingga belum terjadi lonjakan harga di pasaran.

“Beras medium masih dijual sekitar Rp210 ribu per sak ukuran 15 kilogram. Kalau beli eceran sekitar Rp24 ribu per bambu,” ujar Fazil, Jumat, 5 Juni 2026.

Baca Juga  Bahlil Siapkan Reformasi Tambang dan Substitusi LPG ke CNG

Ia menjelaskan, harga beras premium saat ini berkisar antara Rp220 ribu hingga Rp225 ribu per sak ukuran 15 kilogram. Sementara untuk pembelian eceran, harganya berada di kisaran Rp25 ribu per bambu.

Adapun beras super premium dijual dengan harga Rp235 ribu hingga Rp240 ribu per sak. Untuk pembelian eceran, konsumen harus merogoh kocek sekitar Rp27 ribu hingga Rp28 ribu per bambu.

Menurut Fazil, perbedaan harga antarjenis beras dipengaruhi oleh kualitas yang ditawarkan. Beras premium dan super premium umumnya memiliki tingkat kebersihan lebih baik, aroma yang lebih harum, serta menghasilkan nasi yang lebih pulen setelah dimasak.

Baca Juga  GeRAK Aceh Gelar Forum Suara Warga Bahas Isu Kota

“Meski harganya lebih tinggi, permintaan beras premium dan super premium masih cukup banyak karena banyak masyarakat yang mengutamakan kualitas untuk konsumsi sehari-hari,” katanya.

Ia menambahkan, hingga saat ini stok beras di kios-kios Pasar Al Mahirah masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Selain itu, belum ada kendala distribusi yang berpotensi memicu kenaikan harga dalam waktu dekat.

Para pedagang berharap kondisi pasokan yang stabil dapat terus terjaga sehingga harga beras tetap terkendali dan daya beli masyarakat tidak terganggu.

“Kami berharap distribusi tetap lancar sehingga harga beras bisa terus stabil dan masyarakat tidak terbebani,” ujar Fazil.