Byklik | Idi Rayek–Musisi sekaligus pegiat sosial, Maimunzir atau yang akrab disapa Bang Gaes, kembali meluncurkan karya musik terbaru berjudul “Gas Beracun”. Tembang yang dijadwalkan rilis dalam pekan ini tersebut mengangkat kisah warga yang kerap terdampak dugaan pencemaran udara akibat aktivitas industri di lingkungan tempat tinggal mereka.
Berbeda dengan karya-karya yang sekadar menghibur, “Gas Beracun” hadir sebagai suara keresahan masyarakat yang selama ini harus hidup berdampingan dengan ancaman polusi. Melalui lirik yang kuat dan penuh kritik sosial, Bang Gaes mencoba menggambarkan kondisi warga yang mengalami sesak napas, harus mengungsi, bahkan dilarikan ke rumah sakit akibat dugaan paparan gas beracun.
“Lagu ini terinspirasi ketika saya beberapa kali meliput warga yang harus mengungsi, bahkan harus dilarikan ke rumah sakit karena diduga terpapar gas beracun,” ujar Bang Gaes, Jumat, 5 Juni 2026.
Lirik lagu tersebut menggambarkan suasana mencekam ketika udara yang seharusnya menjadi sumber kehidupan justru berubah menjadi ancaman. Kalimat seperti ‘setiap tarikan nafas rasa terbakar’ dan ‘hidup dalam gempuran gas beracun’ menjadi simbol penderitaan warga yang merasa kehilangan hak atas lingkungan yang sehat.
Tak hanya berbicara tentang dampak kesehatan, lagu ini juga menyentil pihak-pihak yang dinilai mengabaikan keselamatan masyarakat demi kepentingan ekonomi. Pesan itu tersirat dalam bait yang menyebutkan bahwa racun bukan datang dari langit, melainkan dari asap pabrik yang terus mengepul.
“Musik merupakan media yang efektif untuk menyampaikan kritik sosial dan membangun kesadaran publik. Semoga lagu ini dapat menjadi pengingat bahwa pembangunan dan investasi harus tetap memperhatikan keselamatan manusia serta kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Dari sisi musikalitas, lagu ini memadukan nuansa rock balada dengan sentuhan piano yang melankolis. Aransemen tersebut memperkuat suasana kelam yang ingin disampaikan melalui lirik. Proses produksi melibatkan sejumlah musisi lokal yang turut memberikan warna dalam karya ini.
Lagu “Gas Beracun” merupakan hasil kolaborasi Maimunzir dan Safwan sebagai pencipta lagu. Maimunzir bertindak sebagai vokalis utama, didukung permainan gitar oleh Ebon, piano oleh Safwan, serta bass oleh Yus. Seluruh proses rekaman dilakukan di Sultan Studio.
Melalui karya ini, Bang Gaes tidak hanya menghadirkan sebuah lagu, tetapi juga menyampaikan pesan kemanusiaan tentang pentingnya menjaga lingkungan dan hak masyarakat untuk menghirup udara yang bersih. Sebab, di balik setiap kepulan asap yang mencemari langit, ada kehidupan warga yang dipertaruhkan.[]











