Berita Utama

Kloter Pertama Jemaah Haji Aceh Pulang 15 Juni

Raudhatul
×

Kloter Pertama Jemaah Haji Aceh Pulang 15 Juni

Sebarkan artikel ini
Jemaah haji dari Aceh sedang melaksanakan ibadah di Mekkah. [Foto: PPIH Aceh]

Byklik.com | Banda Aceh – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh menjadwalkan pemulangan kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Aceh dari Arab Saudi ke Tanah Air pada 15 Juni 2026.

Kasubbag Humas PPIH Embarkasi Banda Aceh, Darwin, mengatakan Kloter BTJ 01 akan menjadi rombongan pertama yang kembali ke Indonesia setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

“BTJ 01 yang saat keberangkatan masuk melalui Madinah atau Gelombang I akan menjadi kloter pertama yang kembali ke Tanah Air melalui Bandara Jeddah,” kata Darwin, Selasa, 2 Juni 2026.

Menurutnya, kloter tersebut dijadwalkan terbang dari Bandara King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah menuju Indonesia pada 15 Juni mendatang.

Baca Juga  Wamenko Polkam Tinjau Progres 106 Bangunan Korban Banjir

Sementara itu, jemaah haji Aceh yang tergabung dalam Gelombang II akan mulai bergerak dari Makkah menuju Madinah pada 8 Juni 2026. Pergerakan diawali oleh Kloter BTJ 02 yang diberangkatkan menggunakan 10 unit bus dan berlangsung secara bertahap hingga Kloter BTJ 14 pada 21 Juni 2026.

Sebanyak 13 kloter Gelombang II, mulai BTJ 02 hingga BTJ 14, nantinya akan dipulangkan ke Indonesia melalui Bandara Madinah. Penerbangan perdana dari Madinah dijadwalkan berlangsung pada 16 Juni 2026.

Menjelang proses perpindahan dari Makkah ke Madinah, PPIH mengingatkan seluruh jemaah agar mematuhi ketentuan barang bawaan yang telah ditetapkan.

Setiap jemaah hanya diperbolehkan membawa satu koper besar dan satu koper kecil yang telah disediakan sesuai standar penyelenggaraan haji.

Baca Juga  Ribuan Penyintas Aceh Masih Menunggu Rumah, Pembangunan Terkendala Material

Darwin menjelaskan, penggunaan tas tambahan berpotensi menimbulkan berbagai kendala selama proses perpindahan, termasuk risiko barang tertinggal atau tidak terangkut dalam kendaraan pengangkut jemaah.

“Karena itu seluruh barang diharapkan sudah tersimpan dalam koper resmi sebelum keberangkatan,” ujarnya.

PPIH juga mengimbau seluruh jemaah menjaga ketertiban selama proses perpindahan menuju Madinah. Jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, serta perempuan diharapkan mendapat prioritas saat naik bus guna memastikan kelancaran pergerakan jemaah.

Menurut Darwin, kepatuhan terhadap aturan dan koordinasi yang baik akan membantu proses pemulangan jemaah haji Aceh berlangsung aman, tertib, dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.