Berita Utama

Menhaj Tinjau Kesiapan Layanan Jemaah di Arafah

Bambang Iskandar Martin
×

Menhaj Tinjau Kesiapan Layanan Jemaah di Arafah

Sebarkan artikel ini
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, meninjau langsung kesiapan layanan jemaah haji Indonesia di kawasan Arafah menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Armuzna Kamis, 21 Mei 2026. (Foto: Kementerian Haji dan Umrah)

Byklik.com | Makkah – Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, meninjau langsung kesiapan layanan jemaah haji Indonesia di kawasan Arafah menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Armuzna  Kamis, 21 Mei 2026.

Peninjauan tersebut difokuskan pada kesiapan layanan konsumsi, sanitasi, hingga fasilitas pendukung yang ramah bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Kegiatan itu dilakukan bersama rombongan Amirul Hajj untuk memastikan seluruh layanan dasar bagi jemaah dalam kondisi siap digunakan saat puncak pergerakan haji berlangsung.

“Hari ini kita memeriksa kesiapan tenda-tenda di Arafah dan Mina, kesiapan makanan, kesiapan toilet, kesiapan klinik-kliniknya kita lihat,” ujar Mochamad Irfan Yusuf.

Salah satu perhatian utama dalam peninjauan tersebut adalah kesiapan logistik makanan siap saji atau Ready to Eat (RTE). Menteri Haji dan Umrah bersama Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, meninjau langsung gudang penyimpanan makanan yang berisi berbagai menu khas Indonesia, termasuk rendang daging yang disiapkan untuk jemaah selama pelaksanaan Armuzna.

Baca Juga  Tanggul Krueng Pase Diperkuat Pascabanjir

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kualitas penyimpanan, kebersihan, serta kesiapan distribusi makanan agar tetap layak konsumsi, khususnya bagi jemaah lanjut usia.

“Namanya gudang memang tempat penyimpanan makanan, tapi yang penting tadi saya lihat kebersihannya,” kata Irfan Yusuf.

Selain layanan konsumsi, fasilitas sanitasi di kawasan Arafah juga menjadi perhatian pemerintah. Rombongan meninjau kondisi toilet darurat, termasuk aliran air dan kelayakan penggunaannya bagi jemaah.

Menurut Irfan Yusuf, rasio ketersediaan toilet saat ini masih berada pada kisaran satu unit untuk 50 jemaah. Meski demikian, fasilitas yang tersedia dipastikan tetap dimaksimalkan untuk mendukung pelayanan, terutama bagi jemaah lansia.

“Toilet tadi saya tanya memang belum ideal, tapi untuk ukuran Arafah saat ini satu banding lima puluh,” ujarnya.

Baca Juga  Warga Langkahan Segera Nikmati Air Bersih

Kementerian Haji dan Umrah RI, lanjut dia, akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait di Arab Saudi guna mendorong penambahan fasilitas sanitasi pada musim haji mendatang.

“Kami tadi minta tahun depan kalau masih digunakan, jumlah toiletnya ditambah lagi,” katanya.

Peninjauan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan kondisi tenda dan tempat istirahat jemaah. Menteri Haji dan Umrah bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, serta tokoh masyarakat Yusuf Hamka, mencoba langsung fasilitas kasur dan ruang istirahat untuk memastikan kenyamanan jemaah.

Pemerintah menyatakan seluruh rangkaian pengecekan tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan haji yang aman, nyaman, dan ramah bagi jemaah, khususnya kelompok lanjut usia.

“Hari ini dan beberapa hari ke depan, kami akan terus bekerja keras memastikan semua siap,” tutup Irfan Yusuf.***