Berita Utama

Pemerintah Pusat dan Aceh Tengah Percepat Rehab Rekon Pascabencana

Bambang Iskandar Martin
×

Pemerintah Pusat dan Aceh Tengah Percepat Rehab Rekon Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, menerima kunjungan Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Desa Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Imran, di ruang kerja Wakil Bupati Aceh Tengah, Kamis, 15 Mei 2026. (Foto: Prokopim Aceh Tengah)

Byklik.com | Takengon – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bersama pemerintah pusat terus mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di daerah itu.

Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan antara Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Desa Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Imran, di ruang kerja Wakil Bupati Aceh Tengah, Kamis, 15 Mei 2026.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Tim Satuan Tugas (Satgas) percepatan rehab rekon, di antaranya Kolonel Daniel dan Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Deni. Dalam diskusi itu, pemerintah daerah dan pusat membahas langkah strategis percepatan pemulihan sarana dan prasarana yang rusak akibat bencana.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Tengah, Jumadil Enka, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa dampak bencana tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memengaruhi distribusi kebutuhan pokok masyarakat.

Menurutnya, sejumlah akses jalan yang masih dalam kondisi darurat menyebabkan distribusi komoditas belum berjalan normal. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor meningkatnya inflasi di Kabupaten Aceh Tengah.

Baca Juga  Aceh Tengah Ekspor 19,2 Ton Kopi Gayo ke Inggris

“Sejumlah jalur transportasi masih mengalami kerusakan sehingga distribusi komoditas belum optimal. Kondisi itu turut berdampak terhadap kenaikan inflasi di Aceh Tengah,” ujar Jumadil.

Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan maksimal guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah tersebut.

Ia menilai percepatan pemulihan infrastruktur sangat penting untuk mengembalikan aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat pascabencana.

“Kami berharap ada dukungan dan langkah strategis dari pemerintah pusat agar proses rehab rekon, khususnya pada sarana dan prasarana umum, dapat berjalan lebih cepat,” kata Muchsin.

Sementara itu, Imran menegaskan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap penanganan pascabencana di Aceh, termasuk di Aceh Tengah.

Ia mengatakan Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana sekaligus Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, meminta seluruh pihak terkait memperkuat koordinasi guna mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera, khususnya Aceh.

Baca Juga  Bangkit Pascabencana, Pemkab Aceh Tamiang Buka CFW

“Kami hadir untuk membantu percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi agar penanganan pascabencana berjalan lebih optimal dan masyarakat dapat segera kembali beraktivitas normal,” ujar Imran.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, Andalika, menyampaikan bahwa pemerintah daerah masih menghadapi sejumlah kendala di masa transisi pascabencana, terutama ancaman bencana susulan akibat tingginya curah hujan.

Menurutnya, beberapa titik di Aceh Tengah masih memerlukan penanganan darurat karena longsor dan banjir masih terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

“Perbaikan darurat masih terus dilakukan di sejumlah lokasi terdampak longsor dan banjir,” kata Andalika.

Pertemuan tersebut ditutup dengan arahan Wakil Bupati Aceh Tengah kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar meningkatkan koordinasi dan kinerja dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh Tengah.***