Pendidikan & Karier

Anggota DPR RI: Pesantren Bentuk Karakter dan Kemandirian Santri

Avatar
×

Anggota DPR RI: Pesantren Bentuk Karakter dan Kemandirian Santri

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. [Foto: AI]

Byklik.com | Jakarta – Anggota DPR RI Fauzan Khalid menilai pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan yang menekankan kedisiplinan, kemandirian, dan akhlak.

Menurut politisi Partai NasDem tersebut, sistem pendidikan di pesantren tidak hanya fokus pada ilmu akademik dan agama, tetapi juga membangun kepribadian santri melalui pengawasan dan pembinaan sehari-hari di asrama.

“Pengawasan selama 24 jam di asrama oleh ustaz menekankan kemandirian, kesederhanaan, disiplin tinggi, dan tata krama atau adab,” ujar Fauzan dalam keterangannya, Sabtu, 9 Mei 2026.

Baca Juga  Raker 2026 USK: Sinergi dan Inovasi Menuju Kampus Bertaraf Global

Ia menilai pola pendidikan tersebut mampu mencetak santri dengan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, pemahaman agama, dan akhlak.

Fauzan juga menyebut kehidupan di pondok pesantren dibangun atas prinsip persaudaraan dan persamaan. Menurutnya, keberagaman latar belakang para santri turut membentuk sikap toleransi dan saling menghargai.

“Pondok menjadi tempat bertemunya santri dari berbagai latar belakang etnis dan sosial yang mengajarkan toleransi dan tidak diskriminasi,” katanya.

Baca Juga  UI Open Days 2026 Diserbu 19 Ribu Pengunjung

Anggota Komisi II DPR RI itu mengingatkan para santri agar tidak merasa rendah diri karena menempuh pendidikan di pesantren.

“Selama menimba ilmu di ponpes, santri mendapatkan keseimbangan ilmu dunia dan akhirat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fauzan juga mengajak para orang tua untuk terus mendorong anak-anak mereka mengenyam pendidikan meski menghadapi keterbatasan ekonomi.

“Jangan ragu menyekolahkan anak. Yakinlah anak yang bersekolah sudah ada rezekinya dari Allah SWT,” tutupnya.