Uncategorized

Kemenhaj Tinjau Dapur Konsumsi Jemaah di Madinah

Avatar
×

Kemenhaj Tinjau Dapur Konsumsi Jemaah di Madinah

Sebarkan artikel ini
Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kementerian Haji, Jaenal Effendi, meninjau sejumlah dapur mitra penyedia konsumsi jemaah Indonesia di Madinah, Jumat, 8 Mei 2026. [Foto: Kemenhaj]

Byklik.com | Madinah – Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kementerian Haji, Jaenal Effendi, meninjau sejumlah dapur mitra penyedia konsumsi jemaah Indonesia di Madinah, Jumat, 8 Mei 2026.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia sekaligus memperkuat koordinasi dengan pihak penyedia dapur di Arab Saudi.

Dalam kunjungan tersebut, Jaenal melihat langsung proses pengolahan makanan, kesiapan operasional dapur, hingga kondisi tenaga kerja yang terlibat dalam penyediaan konsumsi jemaah.

Ia mengapresiasi komitmen pengelola dapur dalam menjaga kualitas layanan, termasuk perhatian terhadap kesehatan pekerja melalui penyediaan tenaga medis di area dapur.

Baca Juga  Menteri Haji Wajibkan Bumbu dan Beras Indonesia di Makkah

“Kami mengapresiasi perhatian pihak dapur terhadap kesehatan para pekerja. Ini penting untuk memastikan layanan konsumsi bagi jemaah tetap berjalan optimal,” ujar Jaenal.

Menurutnya, keterlibatan tenaga kerja asal Indonesia di dapur mitra menjadi nilai tambah karena membantu menjaga cita rasa masakan nusantara yang sesuai dengan selera jemaah.

“Penambahan tenaga kerja dari Indonesia, tidak hanya chef, menjadi bagian penting dalam menjaga cita rasa makanan yang sesuai dengan selera jemaah,” katanya.

Baca Juga  Pemerintah dan Polri Perketat Pengawasan Haji Ilegal

Selain itu, penggunaan bumbu pasta dalam proses memasak dinilai membantu menjaga konsistensi rasa sekaligus mempermudah pengolahan makanan dalam jumlah besar.

Jaenal menegaskan Kementerian Haji akan terus memperkuat kemitraan dengan penyedia layanan konsumsi di Arab Saudi guna memastikan makanan yang disajikan berkualitas, higienis, dan sesuai kebutuhan jemaah Indonesia.

“Kami berharap kolaborasi ini terus terjaga, sehingga layanan konsumsi bagi jemaah Indonesia dapat diberikan secara berkualitas, higienis, dan tetap sesuai dengan selera nusantara,” tutupnya.