Byklik.com | Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar menerima audiensi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Malikussaleh (Unimal), Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), dan Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) di ruang kerjanya, Kamis, 7 Mei 2026.
Pertemuan tersebut menjadi forum dialog antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan kalangan mahasiswa untuk membahas sejumlah persoalan publik yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam audiensi itu, mahasiswa menyampaikan berbagai aspirasi terkait penataan lampu jalan, perlindungan perempuan dan anak, persoalan drainase kota, hingga dampak proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang disebut merusak sejumlah ruas jalan.
Selain itu, mahasiswa juga menyoroti pengelolaan sektor migas di Aceh, khususnya di Lhokseumawe, serta kebijakan transisi rekonsiliasi data desil yang berkaitan dengan program perlindungan sosial masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar menegaskan seluruh masukan mahasiswa akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
“Masukan dari adik-adik mahasiswa sangat penting bagi kami. Pemerintah akan menindaklanjuti secara serius agar setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sayuti.
Ia menilai keterlibatan mahasiswa memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, tidak hanya sebagai kontrol sosial, tetapi juga sebagai sumber gagasan dan solusi terhadap berbagai persoalan kota.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan mahasiswa perlu terus dijaga agar kebijakan yang diambil lebih responsif, tepat sasaran, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Audiensi berlangsung dalam suasana terbuka dan interaktif dengan pembahasan berbagai isu strategis pembangunan Kota Lhokseumawe.











