Byklik.com | Takengon – Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, bersama Komandan Kodim (Dandim) 0106/Aceh Tengah, Letkol Inf Raden Herman Sasmita, meresmikan Sarana Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) di Asrama Kompi, Kampung Blang Kolak II, Kecamatan Bebesen, Rabu, 6 Mei 2026.
Peresmian tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program nasional penyediaan makan bergizi gratis guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Mitra SPPG, Muhammad Fadil, dalam laporannya menyampaikan bahwa SPPG Blang Kolak II akan terus berkoordinasi dengan TNI dalam pembangunan dan optimalisasi fasilitas. Ia berharap keberadaan SPPG tersebut dapat menjadi percontohan bagi unit serupa dalam pengelolaan dan pelayanan.
“SPPG ini merupakan bagian dari program utama Presiden Prabowo Subianto untuk menunjang peningkatan sumber daya manusia. Selain itu, program ini juga mampu menyerap hampir 50 tenaga kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0106/Aceh Tengah menegaskan bahwa pihaknya akan berperan sebagai pembina dalam pengelolaan SPPG tersebut. Ia menjelaskan fasilitas itu berdiri di atas lahan TNI dan dikelola bersama yayasan.
“Kami akan terus melakukan pengawasan agar SPPG Blang Kolak II dapat berjalan lancar, diterima dengan baik, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kemitraan ini kami bangun sejak awal bersama yayasan,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan program makan bergizi gratis yang dinilai memiliki tujuan strategis dan telah diterapkan di berbagai negara.
Dalam kesempatan yang sama, Haili Yoga secara resmi membuka operasional SPPG tersebut. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam menciptakan generasi yang cerdas dan berkualitas, sekaligus membuka lapangan pekerjaan.
“Cara kita berterima kasih adalah dengan bekerja sebaik mungkin. Program ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya koordinasi dengan pihak sekolah agar kebutuhan serta masukan dari siswa dapat dijadikan bahan evaluasi dalam penyediaan makanan.
“Program ini tidak boleh berjalan tanpa evaluasi. Evaluasi harus dilakukan secara berkala agar pelayanan kepada masyarakat benar-benar optimal,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengelola SPPG harus terbuka terhadap kritik dan saran sebagai bahan perbaikan.
“Program ini merupakan bagian dari upaya menyongsong Indonesia Emas 2045. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan turun langsung ke lapangan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” kata Haili Yoga.***











