Pendidikan & Karier

Harnawati, Sarjana Pendidikan Geografi yang Jadi Pustakawan Berprestasi

×

Harnawati, Sarjana Pendidikan Geografi yang Jadi Pustakawan Berprestasi

Sebarkan artikel ini
Harnawati, S.Pd.

Harnawati berhasil membuktikan bahwa ilmu yang dipelajari dengan sungguh-sungguh pasti mendatangkan manfaat dan keberkahan. Hal itu ia buktikan dengan capaian prestasi juara dua pada ajang Seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi Tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2026 pada 28 April 2026.

Harnawati berhasil meraih penghargaan untuk Kategori Pustakawan Berprestasi. Uniknya, Harnawati bukanlah seorang pustakawan, melainkan seorang Sarjana Pendidikan Geografi.

“Saya belajar keras sambil memahami tentang dunia perpustakaan,” kata Harnawati yang mendedikasikan dirinya sebagai pustakawan di Pesantren Modern Al Zahrah, Bireuen.

Harnawati adalah lulusan Program Studi Pendidikan Geografi di Universitas Al Muslim Bireuen tujuh tahun silam. Meski bertolak belakang dengan profesi yang digelutinya sekarang, sama sekali tak menyurutkan minat dan semangatnya untuk belajar hal-hal baru terkait perpustakaan.

Baca Juga  Jeri At Thabari, Fire Engineer Asal Lhokseumawe Lulusan Belgia

Ia belajar secara autodidak melalui berbagai sarana online terkait dengan sistem perbukuan. Ia juga tidak sungkan untuk bertanya kepada orang-orang yang punya kemampuan di bidang itu. Berbekal pengalaman tersebutlah ia mantap mengikuti ajang GTK 2026.

“Saya baru pertama kali ikut lomba ini,” kataHarnawati.

Di saat kesempatan itu datang, ia tidak ingin membiarkannya menguap begitu saja. Meskipun hal baru, baginya mencoba sesuatu yang menantang adalah seni dalam hidup. Ia ingin menguji dan mengasah sejauh mana kemampuannya di bidang perpustakaan. Hasilnya ternyata tidak mengecewakan. Pencapaian Harnawati melengkapi prestasi lima guru Al Zahrah yang sepekan sebelumnya berhasil memborong piala olimpiade.

Tahapan lomba dimulai dengan mengisi sejumlah kuesioner secara online. Dilanjutkan dengan menyiapan berkas-berkas administrasi yang diperlukan. Dengan penuh percaya diri, perempuan yang memiliki hobi traveling itu, melakukan presentasi secara maksimal di hadapan para tim penilai yang tergabung dalam Asosiasi Pustakawan Kemenag Bireuen.

Baca Juga  ASN PPPK ISBI Aceh Dukung Langkah Presiden Alihkan Status ke PNS

Setelah itu, ia pun kembali berkutat dengan hari-harinya di perpustakaan pesantren. Hingga saat puncak Hari Amal Bakti tiba, seluruh peserta ajang GTK diundang ke Kantor Kementerian Agama Bireuen mengikuti serangkaian kegiatan dan pemberian apresiasi kepada guru-guru berprestasi. Harwati juga hadir, tetapi tidak sampai akhir karena ada urusan mendesak yang tidak dapat ia tinggalkan.

Prestasinya sebagai pustakawan terbaik ke dua se-Kabupaten Bireuen semakin membawa harum Pesantren Modern Al Zahrah di mata masyarakat.

“Selain berprestasi, tingkatkan juga minat membaca, menulis dan berkarya, agar hidup kita lebih bermakna,” pesannya dibarengi senyum merekah.[]