Berita Utama

Sempat Diprediksi Gagal 40 Persen, Aceh Kini Tercepat Siapkan Jemaah Haji

Avatar
×

Sempat Diprediksi Gagal 40 Persen, Aceh Kini Tercepat Siapkan Jemaah Haji

Sebarkan artikel ini
Garuda Indonesia bersama anak usahanya Citilink dan GMF AeroAsia, menyerahkan mockup pesawat B737-500 registrasi PK-GGD di Asrama Haji Banda Aceh. [Foto: Garuda Indonesia]

Byklik.com | Banda Aceh – Pemerintah Aceh membalik keraguan menjadi capaian. Setelah sempat diprediksi gagal memberangkatkan hingga 40 persen jemaah akibat bencana hidrometeorologi, Aceh justru menjadi provinsi tercepat menuntaskan persiapan haji 2026 secara nasional.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menegaskan, kesiapan tersebut merupakan hasil kerja terencana yang dimulai jauh hari sebelum keberangkatan.

“Kita telah mempersiapkan jemaah haji sejak enam bulan lalu. Waktu dilanda bencana, ada prediksi Aceh bisa gagal sampai 40 persen. Tapi Alhamdulillah, kita justru menjadi provinsi tercepat dalam melengkapi data jemaah,” ujar Fadhlullah usai konferensi pers di Media Center Embarkasi Banda Aceh, Senin, 4 Mei 2026.

Baca Juga  Satu Lagi Jemaah Haji Aceh asal Pidie Meninggal di Makkah

Ia yang juga menjabat Wakil Koordinator PPIH Embarkasi Banda Aceh menjelaskan, percepatan dilakukan melalui validasi data secara intensif dan koordinasi lintas sektor, sehingga seluruh kebutuhan jemaah dapat dipenuhi tepat waktu.

Capaian ini bahkan mendapat apresiasi dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, yang menilai Aceh mampu menjaga kesiapan keberangkatan di tengah situasi bencana.

Tak hanya itu, Pemerintah Aceh juga lebih awal menggelar pelatihan bagi petugas haji dibanding daerah lain. Pelatihan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Rindam Iskandar Muda guna meningkatkan kualitas layanan.

Baca Juga  Pemerintah Aceh Berikan Gedung VVIP Bandara SIM untuk Haji

“Di tempat lain belum dilakukan pelatihan, kita sudah lebih dulu melaksanakan. Ini menunjukkan komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah,” katanya.

Fadhlullah menambahkan, seluruh aspek mulai dari administrasi, kesiapan petugas, hingga fasilitas di asrama haji dan bandara telah disiapkan secara menyeluruh.

“Kita doakan jemaah bisa berangkat, melaksanakan ibadah haji dengan nyaman dan aman, serta kembali ke tanah air dengan haji yang mabrur,” tutupnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti kapasitas manajemen krisis Pemerintah Aceh dalam memastikan layanan publik tetap berjalan optimal di tengah tekanan bencana.