Berita Utama

Wabup Armia Dorong Pemulihan Ekonomi Lewat Koperasi

Bambang Iskandar Martin
×

Wabup Armia Dorong Pemulihan Ekonomi Lewat Koperasi

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Bener Meriah Armia membuka kegiatan sosialisasi fasilitas Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana, di Aula Aman Dimot, Kompleks Batalyon Infanteri Satria Musara 114, Kabupaten Bener Meriah, Kamis, 30 April 2026. (Foto: Prokopim Bener Meriah)

Byklik.com | Redelong – Wakil Bupati Bener Meriah Armia membuka kegiatan sosialisasi fasilitas Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Aman Dimot, Kompleks Batalyon Infanteri Satria Musara 114, Kabupaten Bener Meriah, Kamis, 30 April 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Deputi Akselerasi Jaringan Usaha Kementerian Koperasi Cecep Herawan, Kepala Bidang Akselerasi Jaringan Usaha Arief Legowo, Kepala Bidang Pengembangan Kemitraan pada Unit Asisten Deputi Kemitraan Koperasi Nelly Gustiana, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dan perwakilan instansi terkait. Turut hadir perwakilan dunia usaha, di antaranya PT Pupuk Indonesia Lhokseumawe, PT Pertamina Patra Niaga Regional Aceh, serta BPJS Ketenagakerjaan wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Armia menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Kementerian Koperasi dan UKM di Kabupaten Bener Meriah. Ia juga menyambut para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.

Baca Juga  Wabup Armia Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Uning Gelime

“Selamat datang di dataran tinggi Tanoh Gayo, salah satu daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia dengan cita rasa khas yang telah diakui secara nasional maupun internasional,” ujarnya.

Dalam arahannya, Armia menjelaskan bahwa bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh telah memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat, baik dari sisi sosial maupun ekonomi. Kabupaten Bener Meriah sebagai daerah penghasil kopi, kata dia, turut merasakan dampak tersebut, terutama pada terganggunya rantai produksi dan distribusi.

Menurutnya, kondisi pascabencana memerlukan langkah pemulihan yang komprehensif, tidak hanya berfokus pada rehabilitasi fisik, tetapi juga penguatan struktur ekonomi masyarakat. Dalam hal ini, koperasi dinilai memiliki peran strategis sebagai lembaga ekonomi rakyat yang mampu mengintegrasikan kepentingan produksi, distribusi, dan kesejahteraan anggota secara berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mengapresiasi sinergi program fasilitasi kemitraan dan penguatan jaringan usaha koperasi dari Kementerian Koperasi. Program ini menjadi langkah konkret dalam membangun kembali optimisme masyarakat, sekaligus memperkuat sektor kopi sebagai komoditas unggulan daerah,” katanya.

Baca Juga  Angka Stunting Turun, Pemko Lhokseumawe Perkuat Program KB

Ia menambahkan, kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh 155 pengurus koperasi desa/kelurahan Merah Putih, lima koperasi produsen, serta 40 masyarakat calon anggota koperasi. Menurutnya, tingginya partisipasi tersebut mencerminkan masih kuatnya semangat kolektif masyarakat untuk bangkit.

“Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan motivasi, tetapi juga mendorong pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat secara bertahap dan berkelanjutan,” ujarnya.

Armia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi lintas sektor, baik dengan pemerintah pusat, dunia usaha, maupun pemangku kepentingan lainnya, guna menciptakan sistem ekonomi yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing.

Kegiatan sosialisasi berlangsung tertib dan menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana di Kabupaten Bener Meriah.***