Byklik.com | Pidie – Pemerintah kembali memperkuat infrastruktur pedesaan pascabanjir dengan membangun Jembatan Aramco yang menghubungkan Gampong Buloh dan Gampong Dayah Reubee, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie.
Pembangunan jembatan ditandai dengan peletakan batu pertama dan prosesi peusijuek pada Selasa, 21 Mei 2026. Tradisi adat Aceh tersebut menjadi simbol doa agar proyek berjalan lancar dan membawa keberkahan.
Kegiatan ini dihadiri unsur Muspika Kecamatan Delima, tokoh masyarakat, aparatur gampong, serta warga yang antusias menyambut proyek tersebut.
Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi melalui Dansatgas Pembangunan Jembatan Aramco, Kapten Czi Abdul Haris, menyebut pembangunan ini merupakan bagian dari perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan masyarakat desa.
“Ini merupakan bentuk perhatian Presiden Republik Indonesia dan pemerintah pusat untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Abdul Haris.
Ia menjelaskan, pembangunan jembatan Aramco di Delima merupakan titik ketiga setelah sebelumnya direalisasikan di Kecamatan Geumpang dan Trenggadeng, Pidie Jaya.
Menurutnya, keberadaan jembatan akan memberikan dampak luas, tidak hanya pada konektivitas, tetapi juga sektor pertanian, pendidikan, sosial, dan ekonomi masyarakat.
“Manfaatnya tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas warga sehari-hari,” katanya.
Jembatan yang dibangun memiliki panjang 13 meter dan lebar 4 meter, dilengkapi tiga lubang olo sebagai konstruksi utama penyangga. Spesifikasi ini dinilai mampu menunjang mobilitas kendaraan warga.
Pengerjaan dilakukan oleh personel TNI Kodim 0102/Pidie bersama masyarakat melalui gotong royong.
“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar pengerjaan cepat selesai dan jembatan ini segera dimanfaatkan,” ujarnya.
Warga menyambut positif pembangunan tersebut. Selama ini, akses penghubung kedua gampong kerap terkendala, terutama saat musim hujan dan banjir.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan TNI. Dengan adanya jembatan ini, aktivitas kami akan jauh lebih mudah,” ujar Usman, warga setempat.
Pembangunan Jembatan Aramco menjadi langkah strategis memperkuat akses pedesaan sekaligus mendorong pergerakan ekonomi masyarakat di tengah tantangan ketahanan pangan nasional.











