Berita Utama

TNI Buka Akses Jalan Lumpuh Akibat Longsor Aceh Tengah

Avatar
×

TNI Buka Akses Jalan Lumpuh Akibat Longsor Aceh Tengah

Sebarkan artikel ini
Personel TNI dari jajajran Kodim 0106/Aceh Tengah bersihkan jalan yang tertimbun longsor di Desa Mandale, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu, 19 April 2026. [Foto: Pendim 0106/Aceh Tengah]

Byklik.com | Takengon – Komandan Kodim (Dandim) 0106/Aceh Tengah Letkol Inf. Raden Herman Sasmita mengerahkan personel TNI untuk membersihkan material longsor yang menutup akses jalan warga di Desa Mandale, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu, 19 April 2026.

Longsor terjadi akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir, yang menyebabkan jalan utama tertimbun tanah dan bebatuan hingga menghambat aktivitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian.

Menanggapi kondisi tersebut, Dandim langsung memerintahkan jajaran Koramil bersama anggota Kodim turun ke lokasi untuk membantu warga membuka kembali akses jalan.

Baca Juga  Pangkogabwilhan III Resmikan Pojok Baca di Kampung Pogapa

“Ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat. Kami hadir di tengah warga untuk membantu mengatasi permasalahan, khususnya akibat bencana alam seperti longsor,” ujar Raden Herman Sasmita di sela kegiatan gotong royong.

Dengan peralatan seadanya, personel TNI bersama warga bahu-membahu menyingkirkan material longsor agar jalan kembali bisa dilalui.

Selain itu, personel juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

Baca Juga  Kapolres Antar Bantuan ke Desa Terisolir di Linge

Warga diminta segera melaporkan kepada aparat setempat jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah di lingkungan mereka.

Kehadiran TNI mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Mandale. Warga mengaku terbantu dengan respons cepat dalam menangani dampak bencana tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membantu membersihkan jalan ini. Sekarang akses kami sudah mulai terbuka kembali,” ujar salah seorang warga.

Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan mempercepat proses pembersihan sehingga aktivitas warga dapat kembali normal.