Ekonomi & BisnisHumaniora

Dosen USU Turun Tangan, Desa Cempa Diperkuat Teknologi

Avatar
×

Dosen USU Turun Tangan, Desa Cempa Diperkuat Teknologi

Sebarkan artikel ini
Dosen Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) lakukan penguatan ekonomi dan ketahanan lingkungan Desa Cempa, Kabupaten Langkat, melalui program berbasis teknologi terpadu. Program pengabdian masyarakat ini dipimpin Prof Dr Ir Elisa Julianti, M.Si, Senin, 6 April 2026. [Foto: Humas USU]

Byklik.com | Langkat – Dosen Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) mengintervensi langsung penguatan ekonomi dan ketahanan lingkungan Desa Cempa, Kabupaten Langkat, melalui program berbasis teknologi terpadu.

Program pengabdian masyarakat ini dipimpin Prof Dr Ir Elisa Julianti, M.Si, dengan melibatkan tim multidisiplin lintas bidang serta mahasiswa nasional dan internasional.

Fokus utama program adalah mendorong produktivitas masyarakat melalui integrasi budidaya perikanan, jamur tiram, peternakan rakyat, serta mitigasi banjir yang selama ini menjadi hambatan utama di desa tersebut.

“Program ini tidak hanya pelatihan, tetapi pendampingan berkelanjutan agar teknologi benar-benar diterapkan dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” tegas Elisa, dikutip Byklik.com, Senin, 6 April 2026.

Baca Juga  Mudik Gratis PalmCo Dibuka, Kuota Terbatas

Kelompok Tani Tumbuh Maju sebagai mitra diketahui memiliki potensi besar di sektor perikanan, pertanian, dan peternakan. Namun, keterbatasan sarana, rendahnya produktivitas, serta tingginya angka kematian ikan akibat sistem tradisional menjadi persoalan utama.

Di sisi lain, banjir tahunan yang bisa berlangsung hingga dua bulan turut memperparah kondisi, merusak lahan dan menekan hasil usaha warga.

Menjawab persoalan tersebut, tim USU menghadirkan solusi konkret berupa hibah teknologi tepat guna, seperti kolam bioflok berkapasitas 3.000 ekor ikan, mesin pakan ternak, kumbung jamur tiram, hingga peralatan pengolahan hasil pangan.

Baca Juga  Dollar Perkasa, Biaya Produksi Naik, Harga Barang Terancam Melonjak

Selain itu, masyarakat juga mendapat pelatihan intensif mulai dari budidaya, pengolahan produk, hingga manajemen usaha dan pemasaran digital.

Program ini didanai melalui skema Community Development Program Equity USU Tahun 2025–2026, dengan target peningkatan kapasitas, produktivitas, dan pendapatan masyarakat secara terukur.

Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan keberlanjutan program, termasuk penguatan kelembagaan kelompok tani dan pembentukan kader pelatih lokal.

“Ini upaya nyata mendorong kemandirian ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan terhadap risiko lingkungan,” pungkas Elisa.