Byklik.com | Aceh Utara – Tenda-tenda darurat milik warga di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, mulai dibongkar setelah masyarakat beralih menempati hunian sementara (huntara) yang lebih layak dan aman, Kamis, 19 Maret 2026.
Pembongkaran dilakukan oleh Babinsa Koramil 29/Langkahan Kodim 0103/Aceh Utara bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana sebagai bagian dari penataan lingkungan pascabencana.
Di Desa Tanjung Dalam, sebanyak 8 unit tenda dibongkar. Sementara itu, di Desa Meunasah Blang terdapat 2 tenda, di Desa Alue Kraye 4 tenda, serta di Desa Lubok Mane sebanyak 2 tenda yang juga telah ditertibkan.
Babinsa setempat menyampaikan bahwa kegiatan pembongkaran dilakukan secara humanis dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
“Kami bersama BNPB memastikan warga sudah menempati huntara sebelum tenda dibongkar, sehingga semua berjalan aman dan tertib,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI dan BNPB menjadi faktor penting dalam percepatan penanganan pascabencana, khususnya dalam memastikan masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak dan sehat.
Salah seorang warga mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia menyebut kondisi tempat tinggal saat ini jauh lebih nyaman dibandingkan sebelumnya.
“Sekarang kami sudah tinggal di huntara yang lebih nyaman. Terima kasih kepada TNI dan BNPB yang terus membantu kami dari awal hingga sekarang,” ungkapnya.
Pembongkaran tenda ini menandai tahap lanjutan pemulihan pascabencana di wilayah tersebut, sekaligus memastikan lingkungan permukiman warga kembali tertata dengan baik.











