Byklik.com | Kutacane – Jembatan Gantung Mamas Indah di Desa Mamas Indah, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, kini resmi difungsikan sebagai penghubung utama menuju Kecamatan Badar. Keberadaan jembatan ini menjadi akses vital masyarakat dalam menjangkau wilayah sentra produksi selama ini.
Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhri, meresmikan jembatan tersebut pada Rabu, 18 Maret 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah yang sebelumnya terbatas.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa lokasi jembatan ini memiliki posisi strategis karena menghubungkan dua kecamatan yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas masyarakat, terutama di sektor pertanian dan perkebunan.
“Jembatan Gantung Mamas Indah ini menjadi penghubung utama warga menuju sentra-sentra produksi, khususnya sektor pertanian dan perkebunan,” ujarnya.
Selama ini, akses menuju wilayah tersebut kerap terkendala kondisi jembatan yang tidak memadai, sehingga menghambat mobilitas hasil produksi masyarakat. Dengan hadirnya jembatan yang lebih layak, distribusi hasil pertanian diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien.
Bupati juga menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur dasar yang berdampak langsung terhadap perekonomian warga.
“Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu mempercepat mobilitas warga serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” katanya.
Jembatan yang dibangun oleh TNI melalui Kodim 0108/Aceh Tenggara ini kini menjadi jalur penghubung penting yang menunjang aktivitas harian masyarakat antar Kecamatan Darul Hasanah dan Kecamatan Badar.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Infrastruktur yang terbangun harus menjadi penggerak kemajuan desa dan kesejahteraan warga,” tutupnya.











