Berita Utama

Pembangunan 168 Unit Huntara Bukit Linteung Terus Dikebut

Avatar
×

Pembangunan 168 Unit Huntara Bukit Linteung Terus Dikebut

Sebarkan artikel ini
Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga di Desa Bukit Linteng, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Senin, 9 Maret 2026. [Foto: Pendim 0103/Aceh Utara]

Byklik.com | Aceh Utara – Proses pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga di Desa Bukit Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara terus dikebut. Proyek yang dikerjakan PT PP (Persero) Tbk bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tersebut menargetkan pembangunan sebanyak 168 unit huntara yang dibagi dalam dua lokasi.

Saat ini pembangunan dikerjakan secara maraton selama 24 jam dengan sistem shift siang dan malam. Sebanyak 58 pekerja dari PT PP diterjunkan untuk mempercepat penyelesaian hunian sementara yang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal.

Baca Juga  Ini Identitas Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR

Pada lokasi pertama, progres pembangunan telah mencapai sekitar 10 persen dari total rencana 84 unit huntara yang dibangun dalam tujuh blok moduler. Tahap pekerjaan saat ini difokuskan pada perataan lahan serta pemasangan balok pondasi dan tiang pada enam blok moduler.

Sementara itu pada lokasi kedua, progres pembangunan masih berada di kisaran 5 persen dengan jumlah pembangunan yang sama, yakni 84 unit huntara yang juga terbagi dalam tujuh blok moduler.

Untuk memastikan pekerjaan berjalan lancar di lapangan, personel Koramil 29/Langkahan dari jajaran Kodim 0103/Aceh Utara turut melakukan pemantauan serta pendampingan di lokasi pembangunan.

Baca Juga  Wamenkeu Ajak Lulusan ITPLN Berkontibusi Wujudkan Ketahanan Energi

Babinsa Koramil 29/Langkahan Serda Ardan mengatakan pembangunan huntara tersebut diharapkan dapat selesai tepat waktu sehingga warga dapat segera menempati hunian sementara yang lebih layak.

“Pekerjaan terus dipercepat agar pembangunan huntara bisa segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya, Senin, 9 Maret 2026.

Pembangunan ini juga mendapat dukungan dari masyarakat Desa Bukit Linteung yang berharap hunian sementara tersebut dapat segera selesai sehingga warga yang membutuhkan tempat tinggal dapat segera menempatinya.