Uncategorized

Pertamina Perketat Mitigasi, Respons Situasi Keamanan Timur Tengah

Avatar
×

Pertamina Perketat Mitigasi, Respons Situasi Keamanan Timur Tengah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi [Foto: Pertamina Drilling]

Byklik.com | Jakarta – PT Pertamina (Persero) mengambil langkah antisipatif menyusul dinamika geopolitik yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah guna menjaga ketahanan energi nasional. Perusahaan memastikan stabilitas pasokan energi tetap terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan keselamatan pekerja dan keberlangsungan operasional menjadi prioritas utama perseroan. Penguatan mitigasi risiko dan pemantauan intensif dilakukan di seluruh lini bisnis yang terdampak.

“Seluruh pekerja, operasional, dan armada yang berada di area Timur Tengah termonitor secara intensif. Kami juga telah menyiapkan langkah mitigasi risiko untuk menjaga kelancaran operasional dan keamanan kru,” ujar Baron dalam keterangan resminya, Minggu, 1 M

Dalam pelaksanaannya, Pertamina berkoordinasi erat dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), serta otoritas setempat di negara-negara terkait untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Baca Juga  Danantara Dorong Kolaborasi Pertamina–PLN Energi Bersih

Sebagai penopang utama kebutuhan energi nasional, Pertamina memastikan seluruh rantai bisnis, mulai dari penyediaan minyak mentah hingga distribusi BBM dan LPG dalam negeri, tetap berjalan optimal.

Perusahaan juga memetakan tiga unit usaha strategis yang memiliki keterkaitan langsung dengan dinamika kawasan Timur Tengah. Ketiganya menjadi fokus pengawasan dan penguatan sistem pengamanan operasional.

Unit tersebut meliputi PT Pertamina International Shipping (PIS) Non Captive yang bergerak di bidang pengangkutan energi global, Pertamina Internasional EP (PIEP) dengan kegiatan hulu di Basra, Irak, serta Pertamina Patra Niaga yang berperan dalam pengadaan minyak mentah dan produk energi dari kawasan tersebut.

Baca Juga  Jelang Peringatan HUT RI, Forkopimda Aceh Tamiang Ziarah ke Makam Pahlawan

Baron menambahkan, Pertamina terus mengikuti perkembangan dinamika energi global dan melakukan berbagai langkah mitigasi untuk memastikan rantai pasok internasional tetap lancar.

Sebagai entitas energi terintegrasi, Pertamina memiliki portofolio pasokan minyak mentah, produk BBM, dan LPG yang terdiversifikasi, baik dari produksi domestik maupun sejumlah negara mitra. Strategi ini memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan suplai di tengah tekanan geopolitik.

Optimalisasi operasional kilang dalam negeri juga menjadi fokus guna menjaga keseimbangan produksi dan distribusi. “Sebagai garda terdepan energi nasional, Pertamina memperketat pengawasan dan mengupayakan ketahanan pasokan crude, BBM, dan LPG tetap aman untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia,” pungkas Baron.