ByKlik.com | Makassar — Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Selatan memulangkan jenazah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Takalar yang meninggal dunia di Republik Ceko. Jenazah tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, dan langsung diserahterimakan kepada pihak keluarga, tepat sebulan setelah wafatnya pada 24 Januari 2026.
Kepala BP3MI Sulawesi Selatan, Dharma Saputra, mengatakan proses pemulangan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Praha, BPJS Ketenagakerjaan, serta sejumlah pihak terkait lainnya.
“Kami telah berupaya maksimal agar jenazah dapat dipulangkan dengan aman dan sesuai prosedur. Koordinasi lintas pihak menjadi kunci percepatan proses ini,” ujar Dharma, Selasa, 24 Februari 2026 .
BP3MI Sulawesi Selatan juga menginisiasi rapat bersama BPJS Ketenagakerjaan, KBRI Praha, dan keluarga almarhum untuk membahas teknis pemulangan serta pemenuhan hak-hak almarhum sebagai pekerja migran. BPJS Ketenagakerjaan menyatakan komitmennya untuk segera mencairkan seluruh hak yang menjadi kewajiban.
Prosesi serah terima jenazah dilakukan di area kargo Bandara Sultan Hasanuddin dan diterima langsung oleh perwakilan keluarga, Milda Hamdja, yang merupakan tante almarhum. Kegiatan tersebut turut disaksikan perwakilan BPJS Ketenagakerjaan dan pihak kargo bandara.
Dharma Saputra menyampaikan belasungkawa mendalam mewakili Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, serta jajaran BP3MI Sulawesi Selatan. Ia berharap keluarga diberi ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Kami turut berduka cita yang mendalam. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan keikhlasan,” tuturnya.
BP3MI menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelindungan menyeluruh kepada pekerja migran Indonesia, termasuk dalam situasi darurat hingga proses pemulangan jenazah ke Tanah Air.











