Berita Utama

Dana Bantuan Meugang Cair, Wagub Aceh Apresiasi Presiden Prabowo

Bambang Iskandar Martin
×

Dana Bantuan Meugang Cair, Wagub Aceh Apresiasi Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah. (Ist)

Byklik.com | Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas penyaluran dana bantuan kemasyarakatan untuk pembelian sapi meugang bagi daerah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

Atas nama Pemerintah dan masyarakat Aceh, Fadhlullah menyebut bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat Aceh, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Bantuan disalurkan melalui mekanisme transfer dana dari Presiden melalui Sekretariat Presiden kepada 19 kabupaten dan kota terdampak, dengan total anggaran sebesar Rp72.750.000.000 (tujuh puluh dua miliar tujuh ratus lima puluh juta rupiah). Dana tersebut ditransfer pada Selasa, 10 Februari 2026, dan selanjutnya akan dikelola oleh masing-masing pemerintah kabupaten dan kota untuk disalurkan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, Bapak Presiden telah menyetujui permohonan Pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh terkait bantuan daging sapi meugang. Dananya telah ditransfer hari ini. Kami, Pemerintah Aceh dan seluruh masyarakat Aceh, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo,” ujar Fadhlullah dalam keterangannya, Selasa, 10 Februari 2026 malam.

Baca Juga  Dari London, Prabowo Pimpin Rapat Strategis Tertibkan Kawasan Hutan Nasional

Ia menjelaskan, bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana, terutama dalam menyambut tradisi meugang dan bulan suci Ramadhan. Untuk itu, para bupati dan wali kota diminta segera menindaklanjuti bantuan tersebut dengan melakukan pembelian sapi sesuai alokasi dana yang telah masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) masing-masing.

Fadhlullah juga menegaskan bahwa para kepala daerah bertanggung jawab penuh terhadap proses distribusi bantuan agar dilakukan secara merata, tertib, dan tepat sasaran, dengan prioritas kepada warga terdampak bencana serta masyarakat yang berada di lokasi pengungsian. Penyaluran bantuan ditargetkan rampung paling lambat satu hari sebelum Ramadhan 1447 Hijriah.

Selain itu, pemerintah kabupaten dan kota diwajibkan menyampaikan dokumentasi kegiatan berupa foto atau video, serta laporan singkat realisasi bantuan kepada Biro Isra Sekretariat Daerah Aceh. Laporan tersebut disampaikan paling lambat tiga hari setelah Ramadhan untuk selanjutnya diteruskan kepada Presiden.

Baca Juga  Prabowo Bawa “Prabownomics” ke Davos, Ini Agenda Besarnya

Adapun 19 kabupaten dan kota penerima bantuan meliputi Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Aceh Timur, Bireuen, Langsa, Aceh Utara, Aceh Barat, Pidie, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Besar, Nagan Raya, Aceh Selatan, serta Simeulue. Pada periode yang sama, Kabupaten Simeulue juga mengalami bencana hidrometeorologi disertai gempa bumi yang menyebabkan sejumlah kerusakan pada permukiman warga.

Pemerintah Aceh berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi wujud kehadiran negara dalam membantu warga yang terdampak bencana, khususnya dalam menyambut Ramadhan dan menjaga tradisi meugang di Aceh.***