Byklik.com | Redelong – Sebanyak 96 peserta mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional Batch 5 di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Redelong, Kabupaten Bener Meriah. Pelatihan tersebut membekali peserta dengan keterampilan kerja sekaligus mendorong mereka mengembangkan peluang usaha secara mandiri.
Pelatihan dibuka Wakil Bupati Bener Meriah Armia, Kamis, 8 Oktober 2026. Dalam kesempatan yang sama, Armia menutup Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun Anggaran 2026.
Armia mengatakan keterampilan dan kompetensi menjadi modal penting bagi masyarakat dalam menghadapi persaingan dunia kerja. Karena itu, peserta diminta mengikuti seluruh tahapan pelatihan secara disiplin dan sungguh-sungguh.
“Dunia ketenagakerjaan hari ini tidak hanya soal ijazah, tetapi juga keterampilan dan kompetensi. Inilah tujuan utama pelatihan vokasi,” ujar Armia.
Menurut Armia, lulusan BLK diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan.
Ia menyebutkan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bersama instansi terkait dan Bank Aceh Syariah telah menyiapkan dukungan bagi alumni yang ingin mengembangkan usaha. Dukungan tersebut antara lain berupa bantuan peralatan dan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk bekerja maupun membuka usaha secara mandiri,” katanya.
Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Kabupaten Bener Meriah Abdul Kadir mengatakan, Pelatihan Vokasi Nasional Batch 5 diikuti 96 peserta dengan enam bidang pelatihan, yakni tata boga, barista, menjahit, listrik, otomotif, dan practical office.
Sementara itu, Batch 4 yang ditutup dalam kegiatan tersebut diikuti 112 peserta. Pelatihan mencakup tata boga, barista, menjahit, bordir atau hias busana, listrik, otomotif, dan practical office.
Armia turut mengapresiasi Kementerian Ketenagakerjaan RI atas dukungan terhadap Program Vokasi Nasional serta para instruktur yang telah membimbing peserta selama pelatihan.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja sekaligus membuka peluang lahirnya wirausaha baru di Kabupaten Bener Meriah.***











