Berita Utama

78 Mahasiswa FKM Unmuha Jalani PBL Kesmas di Aceh Besar

Bambang Iskandar Martin
×

78 Mahasiswa FKM Unmuha Jalani PBL Kesmas di Aceh Besar

Sebarkan artikel ini
Ahli Bupati Aceh Besar, Fata Muhammad, menyematkan tanda peserta PBL Kesmas Terintegrasi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) di Aula Kantor Camat Sukamakmur, Aceh Besar, Kamis, 16 Juli 2026. (Foto: Prokopim Aceh Besar)

Byklik.com | Jantho – Sebanyak 78 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) Tahun Akademik 2025/2026 mengikuti Praktik Belajar Lapangan (PBL) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Terintegrasi di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar.

Program yang berlangsung selama dua pekan tersebut menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis lapangan sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat.

Pelaksanaan PBL ditandai dengan pembukaan dan serah terima mahasiswa peserta di Aula UDKP Kecamatan Sukamakmur, Kamis, 16 Juli 2026. Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati Aceh Besar Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Fata Muhammad, yang mewakili Bupati Aceh Besar.

Turut hadir dalam kegiatan itu Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar Rosa Andriani, Sekretaris Camat Sukamakmur Khairul Fajri, Dekan FKM Unmuha Dr. Basri Aramico Ib, para dosen pembimbing, para keuchik, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sukamakmur.

Selama pelaksanaan PBL, para mahasiswa ditempatkan di lima gampong di Kecamatan Sukamakmur. Mereka akan melakukan identifikasi kondisi kesehatan masyarakat, pengumpulan dan analisis data, memberikan edukasi kesehatan, serta menyusun rekomendasi sebagai bagian dari proses pembelajaran yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat.

Mewakili Bupati Aceh Besar, Fata Muhammad mengapresiasi Universitas Muhammadiyah Aceh yang kembali mempercayakan Kabupaten Aceh Besar sebagai lokasi pelaksanaan praktik belajar lapangan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Baca Juga  Aceh Besar Terima Penghargaan Dukungan PPN XIV

“Praktik belajar lapangan ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari di kampus. Kami berharap seluruh peserta dapat belajar dengan sungguh-sungguh, menjunjung etika, serta memberikan manfaat bagi masyarakat selama berada di lokasi penugasan,” ujarnya.

Fata berharap para mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Semoga kehadiran adik-adik mahasiswa dapat membawa semangat dan energi positif bagi masyarakat, khususnya dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat sehingga mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Aceh Besar,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Sukamakmur Khairul Fajri menegaskan Pemerintah Kecamatan Sukamakmur siap mendukung pelaksanaan PBL melalui koordinasi dengan pemerintah gampong agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.

“Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan siap mendukung agar seluruh rangkaian praktik belajar lapangan berjalan lancar. Kami berharap mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, memahami kondisi di lapangan, serta memberikan edukasi yang bermanfaat bagi warga,” ujarnya.

Di sisi lain, Dekan FKM Unmuha Dr. Basri Aramico Ib menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar atas dukungan yang diberikan kepada mahasiswa selama menjalani praktik belajar lapangan di Kecamatan Sukamakmur.

Baca Juga  1.680 KK Aceh Tengah Terima Bantuan Perbaikan Rumah

Menurutnya, PBL merupakan implementasi pembelajaran berbasis lapangan yang mendukung program Kampus Berdampak, yakni mendorong mahasiswa hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengidentifikasi persoalan kesehatan sekaligus memberikan solusi berbasis keilmuan.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi media bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari, tetapi juga menghasilkan gambaran kondisi kesehatan masyarakat melalui identifikasi berbagai permasalahan di lapangan. Hasil praktik ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dan kajian bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, khususnya Dinas Kesehatan, dalam mendukung penyusunan kebijakan dan program pembangunan kesehatan ke depan,” kata Basri.

Ia menambahkan, hasil PBL diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan dan program kesehatan yang lebih efektif, tepat sasaran, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat di tingkat gampong.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan Universitas Muhammadiyah Aceh berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik, pengalaman lapangan, dan kepedulian sosial dalam mendukung pembangunan kesehatan di Aceh Besar.***