HeadlineTravel & Kuliner

Wisatawan Keluhkan Sampah dan Minimnya Fasilitas di Bukit Siron

Raudhatul
×

Wisatawan Keluhkan Sampah dan Minimnya Fasilitas di Bukit Siron

Sebarkan artikel ini
Keindahan Bukit Siron yang mulai tercemar dengan sampah, Sabtu, 20 Juni 2026. [Foto: Raudhah/Byklik.com]

Byklik.com | Jantho – Bukit Siron di Kabupaten Aceh Besar masih menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu akhir pekan. Panorama perbukitan hijau yang membentang luas serta lokasinya yang tidak jauh dari Kota Banda Aceh menjadikan kawasan ini ramai dikunjungi wisatawan.

Dari puncak Bukit Siron, pengunjung dapat menikmati pemandangan alam yang menyejukkan mata dan suasana yang tenang. Keindahan tersebut membuat banyak wisatawan rela menempuh jalur pendakian untuk mencapai titik tertinggi kawasan wisata itu.

Namun, di balik pesona alam yang ditawarkan, sejumlah wisatawan menyayangkan masih ditemukannya sampah yang berserakan di beberapa titik lokasi wisata. Sampah plastik serta sisa makanan dan minuman terlihat ditinggalkan oleh pengunjung yang tidak bertanggung jawab.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu keindahan kawasan wisata sekaligus berpotensi merusak kelestarian lingkungan apabila tidak segera mendapat perhatian.

Baca Juga  Kadus di Abdya Hilang di Gunung, Pencarian Diperluas

Selain persoalan kebersihan, jalur pendakian menuju puncak Bukit Siron juga menjadi sorotan. Medan yang cukup curam dan terjal membuat sebagian wisatawan, khususnya pemula, harus berjuang ekstra untuk mencapai puncak bukit.

Minimnya fasilitas keselamatan di sepanjang jalur pendakian turut menjadi perhatian para pengunjung. Beberapa wisatawan bahkan hanya mengandalkan tongkat kayu sederhana yang disediakan warga sebagai alat bantu selama perjalanan.

Salah seorang wisatawan asal Aceh Jaya, Nisa, mengaku terkesan dengan keindahan panorama Bukit Siron meski harus melewati jalur yang cukup menantang.

“Pemandangannya luar biasa indah. Ini pertama kali saya ke sini. Jalurnya memang cukup curam dan melelahkan bagi pemula, tetapi masih bisa dilalui. Untungnya ada kayu yang bisa digunakan sebagai alat bantu saat mendaki,” ujarnya, Sabtu, 20 Juni 2026.

Nisa juga mengingatkan para pengunjung untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Baca Juga  Siswa Sekolah Rakyat Aceh Kirim Surat untuk Presiden

“Kalau sudah selesai makan atau minum, sampahnya sebaiknya dibawa turun kembali agar tempat wisata ini tetap bersih,” katanya.

Harapan serupa disampaikan Putroe, wisatawan asal Banda Aceh. Ia berharap pengelola maupun pemerintah daerah dapat meningkatkan fasilitas pendukung di kawasan wisata tersebut agar lebih aman dan nyaman bagi pengunjung.

“Semoga ke depan tersedia fasilitas pendukung wisatanya supaya semakin banyak wisatawan yang bisa ke sini,” ujarnya.

Masyarakat berharap adanya perbaikan akses pendakian, penyediaan tangga dan tali pengaman, serta penataan sarana pendukung lainnya guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengunjung.

Dengan dukungan infrastruktur yang lebih memadai serta kesadaran pengunjung untuk menjaga kebersihan, Bukit Siron diharapkan dapat terus berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang tidak hanya indah, tetapi juga aman, nyaman, dan ramah lingkungan.