Nasional

Tak Perlu Menyeberang Sungai, Kapolri Resmikan 19 Jembatan

Avatar
×

Tak Perlu Menyeberang Sungai, Kapolri Resmikan 19 Jembatan

Sebarkan artikel ini
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Cucukan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Rabu, 14 Januari 2026. [Foto: Div Humas]

ByKlik.com | Klaten — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Cucukan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Rabu, 14 Januari 2026. Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Polri menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan keselamatan dan akses mobilitas masyarakat, terutama anak-anak sekolah.

Kapolri mengapresiasi langkah cepat Polda Jawa Tengah beserta jajaran dalam merealisasikan pembangunan jembatan. Menurutnya, arahan Presiden berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi anak-anak yang harus menyeberang sungai atau memutar jauh demi berangkat ke sekolah.

“Alhamdulillah, hari ini saya mengapresiasi Kapolda Jawa Tengah dan jajaran yang bergerak cepat menindaklanjuti arahan Bapak Presiden terkait keprihatinan beliau melihat anak-anak sekolah yang harus menyeberang atau memutar jauh,” ujar Sigit kepada awak media.

Secara keseluruhan, Polda Jawa Tengah menargetkan pembangunan 63 jembatan. Dari jumlah tersebut, 19 jembatan telah diresmikan, 15 unit masih dalam tahap pembangunan, empat unit dalam persiapan, dan 25 unit lainnya berada pada tahap survei serta perencanaan.

Baca Juga  Mentan Bongkar Praktik Curang Peredaran Beras, Potensi Kerugian Konsumen Rp99 Triliun

“Dari rencana 63 jembatan, hari ini 19 jembatan diresmikan secara serentak. Sisanya masih dalam proses perencanaan maupun pembangunan,” kata Sigit.

Kapolri menegaskan, proses pembangunan jembatan melibatkan langsung masyarakat setempat. Polri bersinergi dengan warga agar terjalin hubungan yang erat antara aparat kepolisian dan masyarakat.

“Dalam pengerjaan, masyarakat sekitar dilibatkan langsung. Dengan begitu terjalin interaksi yang baik dan kita harapkan hubungan Polri dengan masyarakat semakin kuat, sesuai tagline Polri untuk masyarakat,” ujarnya.

Secara nasional, Polri telah membangun dan memperbaiki 178 unit jembatan di berbagai daerah. Rinciannya, 58 unit telah selesai dibangun, 32 unit dalam proses pembangunan, enam unit jembatan Bailey dalam tahap pengiriman, dan 82 unit dalam tahap perencanaan. Dari total tersebut, pembangunan terbanyak berada di wilayah Polda Jawa Tengah.

Baca Juga  “Ngopi Kebangsaan” Komandan Sesko TNI dengan Alumni Lemhanas Aceh, Bahas Berbagai Persoalan Bangsa

Kapolri berharap jembatan-jembatan yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, mulai dari anak-anak sekolah hingga petani, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

“Mudah-mudahan anak-anak bisa berangkat sekolah lebih cepat dan aman, petani lebih mudah ke sawah, serta aktivitas masyarakat lainnya terbantu. Harapannya, ini juga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa,” tutur Sigit.

Diketahui, sebanyak 34 unit jembatan dibangun di wilayah terdampak bencana. Dari jumlah itu, 17 unit telah selesai, tiga unit masih dalam pembangunan, enam unit jembatan Bailey dalam tahap pengiriman, dan delapan unit dalam perencanaan. Pembangunan jembatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung pelayanan publik, pemulihan infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.