Berita Utama

Lantik 47 Keuchik, Wali Kota Serukan Perang Narkoba

Bambang Iskandar Martin
×

Lantik 47 Keuchik, Wali Kota Serukan Perang Narkoba

Sebarkan artikel ini
Seai foto bersama usai prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji 47 Keuchik yang berlangsung di Gedung Harun Convention Hall, Lhokseumawe, Kamis, 8 Oktober 2026. (Foto: Diskominsa Lhokseumawe)

Byklik.com | Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar meminta 47 Keuchik yang baru dilantik menjadi garda terdepan dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba di tingkat gampong.

Ia juga mengingatkan aparatur gampong agar menjauhi judi online dan menjadi teladan bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Sayuti saat melantik dan mengambil sumpah/janji 47 Keuchik terpilih serta mengesahkan satu Keuchik Pergantian Antarwaktu (PAW) di Gedung Harun Convention Hall, Lhokseumawe, Kamis, 8 Oktober 2026.

Dalam arahannya, Sayuti menekankan bahwa Keuchik memiliki posisi strategis karena paling mengetahui kondisi sosial dan dinamika masyarakat di wilayah masing-masing. Karena itu, pencegahan narkoba, menurut dia, tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan pemerintah gampong dan masyarakat.

“Jihad melawan narkoba!” seru Sayuti.

Ia mengatakan persoalan narkoba di Lhokseumawe perlu mendapat perhatian serius. Menurut Sayuti, dirinya menerima keluhan mengenai anak-anak yang terjerat narkoba hingga menimbulkan persoalan dalam keluarga dan lingkungan sosial.

“Peredaran narkoba Lhokseumawe sudah sangat mengkhawatirkan. Saya menerima keluhan tentang anak-anak yang terjerat narkoba, bahkan sampai memukul orang tua, mencuri barang dan berbagai persoalan lainnya. Ini sudah sangat luar biasa,” katanya.

Keuchik Diminta Aktif Cegah Narkoba

Sayuti meminta seluruh Keuchik bersama aparatur gampong melakukan pendataan dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba. Setiap informasi atau dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkoba diminta ditindaklanjuti melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Semua elemen harus bekerja sama. Garda terdepannya adalah Keuchik, karena Keuchiklah yang mengetahui seluk-beluk kehidupan gampong masing-masing. Tolong inventarisir siapa saja yang menjadi pengguna, lakukan edukasi. Kalau memang tidak bisa, ditindak sesuai ketentuan. Ini serius,” tegasnya.

Ia juga meminta dukungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta unsur terkait agar upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba dilakukan secara terpadu.

Sayuti menyebut Lhokseumawe menghadapi tantangan karena menjadi salah satu wilayah transit peredaran narkoba lintas daerah hingga internasional.

“Lhokseumawe juga menjadi tempat transit peredaran narkoba lintas nasional dan internasional. Melalui momentum pelantikan Keuchik ini, saya ingin kita semua berikrar dan berkomitmen bagaimana memberantas narkoba, tentunya dengan Keuchik sebagai garda terdepan,” ujarnya.

Baca Juga  Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Arab Saudi

Pemerintah Kota Lhokseumawe, kata Sayuti, juga akan memberikan penghargaan kepada masyarakat yang membantu mengungkap dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkoba melalui informasi atau laporan kepada aparat berwenang.

Aparatur Gampong Diminta Jauhi Judi Online

Selain persoalan narkoba, Sayuti mengingatkan aparatur gampong agar tidak terlibat dalam aktivitas judi online.

“Pastikan aparat gampong tidak ada yang terlibat judi online. Aparatur gampong harus menjadi panutan bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia meminta Keuchik dan seluruh aparatur gampong memberikan contoh yang baik kepada masyarakat serta ikut mencegah dampak sosial yang dapat ditimbulkan oleh judi online.

Canangkan Gerakan Safari Subuh

Dalam kesempatan yang sama, Sayuti mencanangkan Gerakan Salat Subuh Berjamaah atau Safari Subuh tingkat kecamatan. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara bergilir setiap pekan dari satu gampong ke gampong lainnya.

Menurut Sayuti, program tersebut tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan ibadah bersama, tetapi juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi antara pemerintah, aparatur gampong, dan masyarakat.

“Pada momentum yang mulia ini, saya selaku Wali Kota Lhokseumawe resmi mencanangkan Gerakan Salat Subuh Berjamaah Kecamatan. Ini berlaku untuk saya juga,” ujarnya.

Sayuti menegaskan Safari Subuh menjadi bagian dari instruksi kerja bagi aparatur gampong.

“Saya tegaskan, ini bukan sekadar imbauan, melainkan instruksi kerja. Ini perintah. Gerakan Safari Subuh ini wajib diikuti oleh seluruh perangkat gampong, mulai dari Keuchik hingga kepala dusun, kecuali yang memiliki uzur syar’i,” katanya.

Ia berharap keterlibatan aparatur gampong dalam kegiatan tersebut dapat memperkuat keteladanan pemimpin di tingkat gampong sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.

47 Keuchik Dilantik

Pengambilan sumpah/janji Keuchik dilakukan Tarmizi, S.Pd., M.H., selaku Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Lhokseumawe.

Sebanyak 47 Keuchik yang dilantik tersebar di empat kecamatan. Rinciannya, 11 Keuchik dari Kecamatan Muara Dua, sembilan dari Kecamatan Banda Sakti, 18 dari Kecamatan Blang Mangat, dan sembilan dari Kecamatan Muara Satu.

Baca Juga  Sekda Lhokseumawe Dorong Percepatan Kinerja KLA

Kecamatan Muara Dua:

  1. Blang Crum – Tarmizi Baharuddin.
  2. Meunasah Mee – Feri Yunus.
  3. Cot Girek Kandang – M. Jafar.
  4. Keude Cunda – Mawardi.
  5. Uteunkot – H. Bustami, S.T.
  6. Lhok Mon Puteh – Muhammad Syafari.
  7. Meunasah Panggoi – Faisal, S.Sos.
  8. Paya Bili – Bukhari.
  9. Paya Punteuet – Asrul Mahya.
  10. Blang Poroh – Ziaul Hadi.
  11. Paloh Batee – Helmi Mahera.

Kecamatan Banda Sakti:

  1. Kuta Blang – Muniruddin, S.Sos., M.S.M.
  2. Tumpok Teungoh – Zulkarnaen.
  3. Simpang Empat – T. Fazil Mutasar.
  4. Pusong Lhokseumawe – Valdian Saputra.
  5. Hagu Selatan – Faisal Samudra.
  6. Uteun Bayi – Abdul Muthalib.
  7. Pusong Baru – Faisal.
  8. Ulee Jalan – Tgk. H. Zulfikar Is.
  9. Banda Masen – M. Azwir.

Kecamatan Blang Mangat:

  1. Kuala – Ridwan Yusuf.
  2. Blang Cut – Nazaruddin Ibrahim.
  3. Jambo Mesjid – Sitti Aman.
  4. Jambo Timu – M. Nasir.
  5. Meunasah Tunong – Hamdani.
  6. Blang Teue – Syahrial.
  7. Meunasah Teungoh – Faizal.
  8. Baloy – Abdullah.
  9. Mane Kareung – Ismail, S.H.
  10. Asan Kareung – Muhammad Nasir, S.Pd.
  11. Rayeuk Kareung – Mawardi H.
  12. Blang Punteut – Ade Fata Balia.
  13. Ulee Blang Mane – M. Khalish Munadi, S.H., M.S.M.
  14. Keude Punteut – Hananan Faisal, S.IP.
  15. Blang Buloh – Razuwi.
  16. Blang Weu Panjoe – Isfikar.
  17. Jeulikat – Nasruddin.
  18. Seuneubok – Suheri.

Kecamatan Muara Satu:

  1. Batuphat Barat – Ismuhar.
  2. Blang Panyang – M. Rusli, A.Md.
  3. Meunasah Dayah – Musliadi.
  4. Paloh Punti – Rusli.
  5. Blang Pulo – Hanafiah.
  6. Batuphat Timur – Abdul Rahman.
  7. Blang Naleung Mameh – Iskandar Hamzah.
  8. Cot Trieng – Marzuky.
  9. Padang Sakti – Zulfadli.

Selain pelantikan 47 Keuchik terpilih, pada kesempatan yang sama juga dilakukan pengesahan pelantikan PAW Keuchik Gampong Ujong Blang untuk periode 2022–2028, yakni Irwan.

Pelantikan tersebut menjadi awal bagi para Keuchik dalam menjalankan amanah pemerintahan gampong sekaligus memperkuat peran aparatur gampong dalam menjaga ketertiban, membangun kehidupan masyarakat, dan meningkatkan pelayanan kepada warga.***