Byklik.com | Jakarta — Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana di Aceh terus dipercepat. Sebanyak 40 unit huntap di Kabupaten Aceh Utara ditargetkan selesai dan siap huni pada 15 Maret 2026, atau menjelang Lebaran tahun ini.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan percepatan tersebut menjadi prioritas agar masyarakat terdampak bencana segera mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman.
“Kita usahakan sebelum Lebaran sudah ada yang bisa diserahkan kepada rakyat. Saya sudah menyiapkan waktu untuk hadir langsung jika semuanya siap,” ujar Maruarar di Jakarta, Rabu, 25 Februari 2026.
Berdasarkan data pembangunan yang dihimpun dari Yayasan Buddha Tzu Chi sebagai mitra pelaksana, sebanyak 600 unit huntap tahap pertama di Aceh saat ini telah berprogres dari total komitmen 1.000 unit.
Maruarar meminta pemerintah daerah di Aceh turut mempercepat dukungan, terutama dalam penyediaan lahan dan akses jalan menuju lokasi pembangunan.
“Saya mengimbau gubernur dan bupati membantu kelancaran pembangunan, baik dari sisi lahan maupun infrastruktur pendukung,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi peran Yayasan Buddha Tzu Chi yang tidak hanya membangun rumah, tetapi juga menyiapkan perabot bagi warga penerima manfaat.
Dengan percepatan tersebut, pemerintah berharap korban bencana di Aceh dapat merayakan Lebaran tahun ini di hunian yang lebih layak dan permanen, sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.











