Byklik | Jantho–Senat Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka penyaringan Bakal Calon Rektor ISBI Aceh Periode 2026–2030, Senin (21/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Auditorium Kampus Utama ISBI Aceh tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pemilihan Rektor ISBI Aceh untuk periode mendatang.
Empat bakal calon rektor yang sebelumnya telah mendaftarkan diri mengikuti tahapan penyaringan tersebut. Keempatnya, yakni Dr. Effendi Hasan, M.A., Dr. Ir. Tarmizi, S.T., M.Sc., Dr. Mhd. Ikhsan Sulaiman, S.TP., M.Sc., dan Dr. Ir. Marwan, S.Si., M.T., diberikan kesempatan untuk memaparkan visi, misi, serta program kerja di hadapan anggota Senat dan sivitas akademika ISBI Aceh.
Sidang Senat Terbuka diawali dengan pembukaan oleh Ketua Senat ISBI Aceh, Nandra Akbar Manalu, S.Pd., M.Sn. Selanjutnya, sesi pemaparan visi, misi, dan program kerja serta dialog bersama sivitas akademika dimoderatori oleh Al-Munzir, S.Pd.I., M.Si. Masing-masing bakal calon menyampaikan gagasan dan arah pengembangan ISBI Aceh yang mereka tawarkan apabila dipercaya memimpin perguruan tinggi seni budaya tersebut untuk periode 2026–2030.
Suasana sidang berlangsung dinamis. Sejumlah pertanyaan dan tanggapan disampaikan dalam sesi dialog yang mendapat perhatian luas dari sivitas akademika ISBI Aceh. Forum tersebut menjadi ruang bagi para bakal calon untuk menjelaskan gagasan sekaligus merespons berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi ISBI Aceh dalam pengembangan pendidikan, seni dan budaya, kelembagaan, serta kerja sama di masa mendatang.
Setelah seluruh bakal calon menyelesaikan pemaparan dan sesi tanya jawab, agenda dilanjutkan dengan Rapat Senat Tertutup. Dalam rapat tersebut, anggota Senat melakukan pemungutan suara sebagai bagian dari proses penyaringan bakal calon rektor.
Hasil pemungutan suara menempatkan Dr. Ir. Marwan, S.Si., M.T. pada posisi pertama dengan perolehan delapan suara, disusul Dr. Effendi Hasan, M.A., dan Dr. Mhd. Ikhsan Sulaiman, S.TP., M.Sc., yang masing-masing memperoleh dua suara. Sementara itu, Dr. Ir. Tarmizi, S.T., M.Sc., memperoleh satu suara.
Berdasarkan hasil tersebut, Senat ISBI Aceh menetapkan tiga nama untuk mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu Dr. Ir. Marwan, S.Si., M.T., Dr. Effendi Hasan, M.A., dan Dr. Mhd. Ikhsan Sulaiman, S.TP., M.Sc. Ketiga nama tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada kementerian untuk mengikuti tahapan wawancara secara langsung. Proses selanjutnya akan menjadi bagian dari rangkaian penetapan Rektor ISBI Aceh periode 2026–2030.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor ISBI Aceh, Saniman Andi Kafri, M.Sn., mengatakan seluruh rangkaian penyaringan telah berlangsung sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan. Ia juga mengapresiasi keterlibatan anggota Senat, sivitas akademika, panitia, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan proses tersebut.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian penyaringan bakal calon rektor hari ini berjalan dengan lancar dan transparan. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Senat, sivitas akademika, panitia, serta semua pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan sehingga tahapan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Saniman.
Saniman menambahkan, hasil penyaringan tersebut selanjutnya akan diproses sesuai dengan mekanisme pemilihan Rektor ISBI Aceh yang telah ditetapkan. Dalam tahapan berikutnya, ketiga calon akan mengikuti proses wawancara oleh kementerian. Penentuan Rektor ISBI Aceh periode 2026–2030 nantinya dilakukan berdasarkan komposisi suara Senat sebesar 65 persen dan suara Menteri sebesar 35 persen, tutupnya.[]











