Byklik.com | Lhoksukon – Harapan warga pelosok Aceh Utara untuk mendapatkan akses penyeberangan yang lebih mudah semakin dekat. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III yang menghubungkan Dusun Biram, Desa Plu Pakam, Kecamatan Tanah Luas, dengan Dusun Pante Kiro, Kecamatan Paya Bakong, kini mencapai 85 persen.
Pantauan di lokasi, Sabtu, 12 September 2026, jembatan gantung sepanjang 70 meter dengan lebar 1,4 meter tersebut mulai memperlihatkan bentuk utuh. Menara merah-putih telah berdiri, sementara papan kayu mulai dipasang sebagai lantai jembatan.
Para pekerja juga masih melakukan pemasangan dan penyetelan kawat seling baja di sekitar fondasi beton sebagai bagian dari tahap akhir pembangunan.
Babinsa Koramil 10/Tanah Luas Kodim 0103/Aceh Utara, Sertu Suroto, turut mendampingi proses pengerjaan di lokasi.
“Pengerjaan terus kami dampingi, terutama pemasangan lantai kayu dan penyetelan kawat seling. Dengan progres yang sudah mencapai 85 persen, kita berharap jembatan ini segera selesai dan dapat dimanfaatkan warga,” ujar Suroto.
Jembatan tersebut memiliki arti penting bagi warga Dusun Biram dan Dusun Pante Kiro. Setelah rampung, akses masyarakat untuk membawa hasil pertanian, menuju sekolah, serta beraktivitas ke wilayah seberang diharapkan menjadi lebih mudah dan aman.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III merupakan bagian dari upaya Kodim 0103/Aceh Utara membantu membuka akses masyarakat di wilayah yang selama ini terkendala jalur penyeberangan.
Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 85 persen, jembatan yang selama ini dinantikan warga itu semakin dekat untuk digunakan sebagai jalur penghubung antardusun.
Bagi masyarakat, kehadiran jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur, tetapi juga membuka peluang mobilitas dan aktivitas ekonomi yang lebih mudah di wilayah pelosok Aceh Utara.











